|
Penganugerahan Pemuda Iptek Nasional
Rabu, 13 Desember 2006 | 20:30 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:JAKARTA
Lima penerima anugerah itu adalah Ahlul Faradish Resha (sarjana elektronika dan instrumentasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Gadjah Mada), Dwi Ratnasari (mahasiswi Jurusan Teknik Informatika Institut Sepuluh Nopember, Surabaya), Prima Adhi Yudhistira (mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro, Semarang), Towip (mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Mesin Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung), dan Toto Pramezi (pelajar SMK Dinamika, Tegal).
Dari kelima pemenang, Toto adalah peserta termuda. Dia mengajukan karya tentang palang pintu kereta otomatis dengan sensor cahaya. Sedangkan Ahlul Faradish mengajukan karya software site blocker, yaitu peranti yang dapat dipakai orang tua untuk mencegah anaknya membuka situs tertentu.
Satu-satunya peserta perempuan yang menerima anugerah ini, Dwi Ratnasari, mengajukan karya mengenai identifikasi kolesterol melalui deteksi image iris mata dengan metode principle component analysis. Penelitian Dwi menunjukkan bahwa penderita kolesterol tinggi memiliki cincin putih pada iris matanya.
Peserta dari Bandung, Towip, mengajukan karya mengenai sistem pengamanan kendaraan dengan menggunakan ID card dan sistem trapper and breachblock combination. Tidak sekadar mengamankan mobil yang sedang diparkir, sistem pengamanan ini juga terhubung dengan telepon seluler berbasis micro controller AT89C52.
Para penerima anugerah ini telah menyisihkan lima nomine lainnya. Mereka berhak menerima award dan uang tunai masing-masing senilai Rp 10 juta.
Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga Sakhyan Asmara menyatakan pemberian anugerah ini adalah baru pertama kalinya, dan akan terus diselenggarakan setiap tahun. l tjandra
INDEKS BERITA LAINNYA :
|