Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Nasional  
  Ekonomi&Bisnis  
  Nusa  
  Jakarta  
  Indikator
  Opinet  
  Majalah  
  Koran  
 
   

Berita terkait selengkapnya
Ini 'l'Esprit de Corps', Bung! (09 Juni 2003)
Terdiam Setelah Putusan (26 Mei 2003)
Potret Buram Sang Pengadil (19 Mei 2003)
Maruli Pandjaitan: "Saya Tidak Menerima Uang"(07 April 2003)
Ketuk Palu di Bawah Meja (31 Maret 2003)
Elza Syarief Menunggu Sidang (24 Pebruari 2003)
Memilih Hakim Agung (24 Pebruari 2003)
Bila Hakim Menolak Titah (27 Januari 2003)
Urung Terjerumus Perangkap Tikus (27 Januari 2003)
Vonis Kedua buat Sang Hakim (27 Januari 2003)
Serangan Balik Jubah Hitam (27 Januari 2003)
Matikah Kasus Manulife?(20 Januari 2003)
Torang, Hakim Nonpalu (06 Januari 2003)
Ditunjuk Si Abang (23 Desember 2002)
Hakim Tiga Miliar (23 Desember 2002)
Cuma Panitera, Hakimnya Mana? (25 Juni 2001)
Perlindungan untuk H.E. Wahyudin (11 Juni 2001)
Pemalsuan Bila Tongkat Membawa Rebah (26 Pebruari 2001)
Lopa, Jangan Pernah Lupa (19 Pebruari 2001)
Pelajaran Budi Pekerti (29 Januari 2001)
Dendam Abdurahman(26 Mei 1979)
Vonis Bagi Hakim, Sebuah Contoh(31 Oktober 1981)
Empat Yang Dipecat(11 Desember 1982)
Empat Yang Dipecat(11 Desember 1982)
Empat Yang Dipecat(11 Desember 1982)
Empat Yang Dipecat(11 Desember 1982)
Diberhentikan Dari Jabatannya(11 Desember 1982)
Jawab jaksa(17 September 1983)
Akhirnya loudoe ke penjara(22 Oktober 1983)
Lopa Turun Tahta(25 Januari 1986)
Antara Perkara Dan Utang(22 Maret 1986)
Suap Sini, Sogok Sana(01 Maret 1986)
Lika-liku Anak Si A Pek Pendek(22 Pebruari 1986)
Buntut dakwaan pasal 55(30 September 1989)
Vonis sepatu mimi(06 Mei 1989)
Dari uang pelicin sampai suap(08 April 1989)
Menuntut sang penuding(03 Juni 1989)
Setelah ibu-ibu unjuk rasa(01 April 1989)
Menggores Aib Di Wajah Hakim(07 November 1992)
MA harus berani keras(09 April 1994)
Batas waktu yang merugikan(09 April 1994)
Mereka yang membuat berita(09 April 1994)
Semua terdakwa restitusi pajak bebas, siapa bermain?(09 April 1994)
Heboh kasus surabaya heboh(09 April 1994)
Kita dan common law system(09 April 1994)
Lain tangerang lain surabaya(02 April 1994)
Lembaga peradilan: cara meningkatkan wibawa hukum(28 Mei 1994)
Pelecehan hukum: praktisi hukum dihukum mati(28 Mei 1994)
Dari sarwono sampai yurisprudensi(23 April 1994)
Bicaralah tentang kebenaran(16 April 1994)


 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Jaksa Urip Menangis Saat Ajukan Pembelaan
Jaksa Urip Dituntut 15 Tahun Penjara
Jaksa Urip Menghadapi Sidang Tuntutan Hari Ini
Putusan Artalyta Dibacakan Hari Ini
Artalyta Batal Jadi Saksi
Hendarman Janji Umumkan Setelah Makan Siang
Untung Udji Santoso Pasrah
Jaksa Dilaporkan Ke KPK
Artalyta Hubungi Salim Usai Keluarnya SP3 BLBI Sjamsul Nursalim
Golkar Masih Beri Waktu Buat Jaksa Agung
> selengkapnya...

Referensi

Rp 600 Juta di Kamar Mandi
Adu Kuat
Siapa Terima Rp 13,5 Miliar
Pemerasan Tiga Babak
Skenario Bohong
Skenario Menyelamatkan Ayin
Mengamankan Bos
Sama-sama Sekadar Tahu
PP RI No. 9 Tahun 2000 Tentang Gaji Pokok Pimpinan dan Hakim Anggota MA
UU RI No. 35 Tahun 1999 Tentang Perubahan Atas UU No. 14 Tahun 1970 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Kekuasaan Kehakiman
UU RI No. 28 Tahun 1999 Tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih dan Bebas Dari KKN
> selengkapnya...

Website

Komisi Ombudsman Nasional

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk133675 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data