Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Nasional  
  Ekonomi&Bisnis  
  Nusa  
  Jakarta  
  Indikator
  Opinet  
  Majalah  
  Koran  
 
   

Sidang Kasus Ansori Jalan Terus
Kamis, 28 Agustus 2008 | 14:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Meski polisi mengaku salah tangkap atas kasus pembunuhan Ansori, Pengadilan Negeri Jombang tetap melanjutkan sidang kasus itu. Mulai hari ini sidang  kasus pembunuhan Asrori dengan terdakwa Maman Sugianto mulai digelar. Maman merupakan satu dari tiga terdakwa pembunuhan Asrori, warga Desa Kalasemanding,  Perak, Jombang, Jawa Timur. Sidang perdana Maman ini dipimpin  hakim Kartijono.

Sidang ini menyedot perhatian  karena polisi  baru saja menetapkan pembunuh Asrori adalah Very Idam Henyansyah alias Ryan. Terkuaknya identitas Mister X,  jenazah ke-10 korban jagal  Ryan setelah Kepolisian Daerah Jawa Timur menguji sampel darah milik Jalal dan Dewi, orangtua Asrori. Dari hasil uji laboratorium DNA Malang, darah mereka identik dengan Asrori, yang dikubur di Desa Kalasemanding.

Orangtua Maman Sugianto, Mulyono dan Sulistyowati datang. Begitu melihat anaknya turun dari mobil tahanan dengan tangan diborgol, Sulistyowati berteriak histeris. "Anak jadi korban politik. Dia tidak tahu soal pembunuhan," teriak Sulistyowati.

Dalam kasus ini polisi menetapkan Imam Hambali alias Kemat dan Devid Eko Priyanto sebagai pembunuh sosok yang ditemukan di kebun tebu di Bandarkedungmulyo, Jombang pada 27 September 2007. Polisi yakin mayat itu adalah mayat Asrori. Kemat dan Devid masing-masing divonis 17 taun dan 12 tahun.

Adapun Maman yang juga disebut sebagai pembunuh Asrori, Sulistyowati yakin dua orang itu dipaksa oleh polisi untuk menyebutkan nama anaknya. "Padahal anak saya tidak tahu apa-apa soal pembunuhan Asrori," katanya.

Gofir, pengacara Kemat dan Dezid, akan mengajukan peninjauan kembali atas putusan pengadilan. Dengan ditemukannya identitas Ansori, kliennya harus mendapat perlakuan rehabilitasi nama baik.  

Kukuh S Wibowo

 

Dari Arsip Majalah TEMPO
Tak Ada Kejahatan Sempurna | 11 April 2005
Pembunuh Berseragam Polisi | 11 April 2005
Di Markas PBB Ia Bersaksi | 21 Maret 2005
Setelah Presiden Menelepon | 21 Maret 2005
Tongkat Sudah Mengarah ke Atas | 07 Maret 2005
Kalau Konspirasi, Pasti Lebih Rapi | 07 Maret 2005
Prarekonstruksi Selalu Batal | 07 Maret 2005
Tiga Surat yang Janggal | 07 Maret 2005
Siang Jahanam di Kamar Kontrakan | 07 Maret 2005
Tempo, 19 Maret 1994 | 07 Maret 2005
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kuburan Asrori "Asli" Dibongkar
Kasus Asrori, Dua Kali Reka Ulang Juga Salah
Terdakwa "Pembunuh" Asrori Tetap Disidang


Mister X Dipastikan Asrori, Polisi Lakukan Kesalahan Besar
Pembunuh Bos Bubur Menado Tertangkap
Pejabat BPN Bogor Tewas Terbunuh
Pembunuh Dini Ditangkap
Suami Bunuh Istri dan Mertua
Polisi Curigai Pembantu Korban
Gara-gara Uang Hilang, Istri Habisi Nyawa Suami
> selengkapnya...

Referensi

SIAPA KAWAN PEMBUNUH RYAN

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk132690 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data