Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Nasional  
  Ekonomi&Bisnis  
  Nusa  
  Jakarta  
  Indikator
  Opinet  
  Majalah  
  Koran  
 
   

Mantan Gubernur Kalsel Kembali Diperiksa KPK
Selasa, 12 Desember 2006 | 20:48 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Mantan Gubernur Kalimantan Selatan Sjachriel Dahram, kembali menjalani pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait adanya dugaan korupsi dana taktis sebesar Rp 3,7 miliar yang masuk ke dalam rekening pribadinya. Sjachriel yang datang ke KPK mengenakan setelah jas cokelat tua dan celana krem tampak lemas saat ditanya wartawan usai pemeriksaan pukul 18.00 WIB.

Sjachriel mengatakan selama lebih kurang delapan jam, dirinya dimintai klarifikasi terkait adanya dugaan penggunaan dana untuk kepentingan pribadi dan keluarganya. "Saya diklarifikasi saja," katanya. Sjachriel membantah jika dirinya sudah menyalahgunakan dana milik pemerintah daerah. "Perbuatan itu tidak ada, uang yang saya gunakan milik pribadi," katanya.

Uang tersebut, kata dia, merupakan uang perjalanan dinas yang tidak pernah diambil olehnya selama empat tahun menjabat. Perjalanan dinas itu selama ini diatur sedemikian rupa tidak menggunakan anggaran daerah. "Dana perjalanan dinas saya dikumpulkan di bendahara, nilainya antara Rp 2,8 sampai Rp 3 miliar," katanya.

Sjachriel mengaku dalam empat tahun ini dirinya banyak melakukan perjalanan dinas. Bahkan ada perjalanan dinasnya yang sampai ke luar negeri. "Pemeriksaan hanya berkisar pencocokan data yang saya miliki dengan yang ada di KPK." SANDY INDRA PRATAMA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Menguras APBD untuk Terdakwa Korupsi | 28 Maret 2005
Dalam Intaian Tim Rasul | 21 Maret 2005
Korupsi Bukan Pidana Baru | 21 Pebruari 2005
Kontroversi Sebutir Pertimbangan | 21 Pebruari 2005
Tiga Bulan Jalan di Tempat | 31 Januari 2005
Skandal Monsanto, Malu Kita | 17 Januari 2005
Kado Awal Tahun buat KPK | 17 Januari 2005
Kipas-kipas Uang Kapas | 17 Januari 2005
Jalan Pedang Tiga Bupati | 27 Desember 2004
Tahun Utopis Pemberantasan Korupsi | 27 Desember 2004
>>selengkapnya ::

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
   
Koordinator Sekretariat Program Kerja Petisi 50 Judilherry Justam (kanan) saat melakukan dengar pendapat dengan anggota Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang diwakili oleh Erry Riyana Hardjapamekas di kantor KPK, Jakarta, Rabu, 25 Pebruari 2004. [TEMPO/ Tommy Satria; K20A/488/04; 20040225]
Judilherry Justam, Erry Riyana Hardjapamekas, dll

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Presiden: Korupsi Masih Jadi Momok
Jaksa di Padang Demo Anti Korupsi
Kalla Minta KPK Tangani Kasus Besar
Universitas Indonesia Bagikan Buku Korupsi Gratis
Jaksa Agung Bagi-Bagi Stiker Antikorupsi
Milyaran Dana Proyek Perbaikan Rumah Warga Miskin Dikorupsi
Hanya 1 Persen Kasus Korupsi yang Ditangani KPK
Laporan Buron Korupsi dari Masyarakat Bertambah
Rp 15 Miliar, Dugaan Korupsi RSUD Samarinda
KPK Pantau Penanganan Kasus Korupsi di Blora
> selengkapnya...

Referensi

Kasus Puteh dan Masa Depan Pemberantasan Korupsi
UU RI No. 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan Atas UU No. 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
PP RI No. 71 Tahun 2000 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Peran Serta Masyarakat dan Pemberian Penghargaan Dalam Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
Kepres RI No. 73Thn.2003 Tentang Pembentukan Panitia Seleksi Calon Pimpinan Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara RI (Polri)
Komisi Pemberantasan Korupsi
Situs Resmi Komisi Pemberantasan Korupsi

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk89362 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2006>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data