Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Euro 2008  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Maraknya Gol oleh 'Orang Asing'
Senin, 16 Juni 2008 | 08:40 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Perang saudara yang membagi-bagi Yugoslavia menjadi beberapa negara kecil adalah tragedi kemanusiaan. Meski begitu, dari sudut perkembangan sepak bola, Kroasia diuntungkan olehnya. Anak-anak Kroasia yang lahir di pengungsian sekarang menjadi bakat-bakat terbaik yang memperkuat negeri itu pada Euro 2008.

Setidaknya tujuh pemain Kroasia lahir bukan di negerinya. Mereka adalah Josip Simunic, Robert dan Niko Kovac, Vedran Corluka, Ivan Rakitic, serta Mladen Petric. Jumlah pemain kelahiran luar negeri Kroasia cuma bisa dikalahkan oleh Prancis, delapan orang.

Hanya, ada perbedaan besar antara "pemain asing" Kroasia dan Prancis. Ketujuh pemain Kroasia itu memang keturunan negeri Balkan. Adapun kedelapan pemain Prancis tersebut berasal dari wilayah-wilayah koloni Prancis di masa lalu. Lilian Thuram, kapten Prancis, misalnya, lahir di Guadeloupe, Karibia.

Thuram dan ketujuh rekan "asing" Les Bleus-nya menjadi warga negara Prancis setelah sejak kecil berdiam di Prancis. Ini tentu saja berbeda dengan Roger Guerreiro (kelahiran Brasil, pemain Polandia) atau Mauro Camoranesi (Argentina, Italia) yang pindah kewarganegaraan saat sudah dewasa.

Inilah contoh lain globalisasi di dunia sepak bola di luar arus modal yang melintasi batas negara dalam kepemilikan klub. Dari 16 tim yang berlaga di Euro 2008, cuma tiga kesebelasan yang semua pemainnya lahir di negerinya: Republik Cek, Rusia, dan Belanda. Perlu diberi catatan, banyak pemain Belanda berkulit hitam dan sebagian lain keturunan Maroko, bahkan Ambon--Giovanni van Bronckhorst.

Karena itu, tak mengherankan bila banyak sekali gol lahir dari "pemain asing" di kejuaraan ini. Sampai Jumat lalu, dari 30 gol yang tercipta, delapan di antaranya dicetak oleh pemain yang lahir bukan di negara yang mereka bela. Itu berarti 30 persen dari keseluruhan jumlah gol.

Tim Jerman menjadi contoh yang tepat untuk menggambarkan kontribusi para "pemain asing". Pada 2002, tujuh dari 14 gol yang dicetak Jerman dihasilkan dari kaki atau tandukan pemain kelahiran bukan Jerman.

Empat tahun kemudian, pada Piala Dunia 2006, dari 11 gol yang dicetak Jerman--termasuk babak adu penalti--sembilan di antaranya dihasilkan "pemain asing". Pada Euro 2008, ketiga gol Jerman sejauh ini semuanya diborong Lukas Podolski, pemain kelahiran dan keturunan Polandia. Artinya, seratus persen gol Jerman dicetak "pemain asing".

Pertemuan Austria versus Polandia pada Rabu lalu juga menunjukkan kontribusi yang tinggi "pemain asing". Kedudukannya 1-1. Gol Polandia dicetak Guerreiro, pemaian kelahiran dan keturunan Brasil. Adapun gol balasan Austria dicetak Ivica Vastic, pemain kelahiran dan keturunan Kroasia.

Vastic termasuk golongan pemain Kroasia perantauan yang menyebal dari tradisi. Sementara yang lain memilih menjadi pemain Kroasia, gelandang berusia 36 tahun ini malah memperkuat Austria, negeri tempatnya mencari nafkah sejak usia 22 tahun pada 1991.

AFP | UEFA | ANDY M


Pemain Kelahiran Negeri Lain

REPUBLIK CEK
Tak ada

PORTUGAL
Bosingwa, Petit, Pepe, Nani, Deco

SWISS
Djourou, Fernandes, Behrami, Jakupovic, Vonlanthen

TURKI
Balta, Aurelio, Kazim-Richards, Erdinc, Altintop

AUSTRIA
Vastic, Gercaliu, Garics, Harnik

KROASIA
Simunic, Kovac, Kovac, Corluka, Rakitic, Klasnic, Petric

JERMAN
Neuville, Klose, Trochowski, Podolski, Kuranyi

POLANDIA
Guerreiro

PRANCIS
Mandada, Boumsong, Viera, Makelele, Malouda, Evra, Thuram, Abidal

ITALIA
Camoranesi, Perrotta

BELANDA
Tak ada

RUMANIA
Tak ada

YUNANI
Vyntra

RUSIA
Semak

SPANYOL
Senna

SWEDIA
Linderoth


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Bilic: Kami Tidak Bodoh
Scolari Mengaku Keliru
Demi Uang, Scolari ke Chelsea
Turki Menang, Penonton Rusuh
Yakin 2, Portugal 0
Turki Kubur Impian Ceska
Gooooollll!!! Turki 3, Ceska 2
Goooooll!!!! Yakin 2, Portugal 0
Goooolll! Turki Perkecil Ketinggalan
Ceska Unggul 2-0
> selengkapnya...

Referensi

SKUAD AUSTRIA
SKUAD JERMAN
Stadion Letzigrund Zurich, Swiss
Stadion Tivoli-Neu Innsbruck, Austria
Stade de Geneve Jenewa, Swiss
Stadion Wals-Siezenheim Salzburg, Austria
Stade De Suisse Wankdorf Bern, Swiss
Stadion Hypo-Arena Klagenfurt, Austria
Stadion St Jakob-Park Basel, Swiss
Stadion Ernst Happel Wina, Austria
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk125554 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data