Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Euro 2008  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Turki Akan Bermain Agresif
Selasa, 10 Juni 2008 | 09:18 WIB

TEMPO Interaktif, JENEWA:-- Turki akan bermain agresif untuk mengalahkan Swiss pada pertandingan penentuan yang akan digelar di St Jakob Park, Basel. Keduanya terancam tidak lolos dari babak penyisihan Grup A kecuali berhasil memenangi pertandingan yang akan berlangsung Kamis nanti.

Sebelumnya, Turki kalah 0-2 oleh Portugal. Fatih Terim, pelatih Turki, mengakui tak mudah bertanding melawan salah satu unggulan yang mempunyai banyak pemain kelas dunia. "Strategi kami saat melawan Portugal adalah dengan terus melakukan serangan, tapi kami tak bisa terus menyerang," katanya.

Kekalahan oleh Portugal menjadikan pertandingan melawan Swiss ini sangat penting bagi Turki. "Kami akan berusaha bermain lebih agresif menghadapi Swiss daripada saat menghadapi Portugal," ucap pelatih yang berhasil mengantar Turki ke putaran final Euro 1996 ini. Ia merencanakan permainan yang efisien dan menyerang jika diperlukan.

Kekalahan Turki sebenarnya tak mengejutkan. Tim yang kini beranggotakan pemain muda itu memang sering sial dan kalah pada laga perdana turnamen penting, seperti pada Piala Dunia 1954, 2002, serta Euro 1996 dan 2000.

Meski gagal meraih poin dari Portugal, Terim tidak putus asa. "Masih ada dua pertandingan. Kami tak akan kehilangan harapan dan akan terus berusaha," katanya bertekad. Ia mengharuskan Hakan Sukur dan kawan-kawan bermain lebih baik dari penampilan terakhir mereka.

Swiss bukan lawan sembarangan. Selain tuan rumah, Swiss pernah membuyarkan ambisi Turki untuk tampil di putaran final Piala Dunia 2006. Saat itu Swiss menghentikan langkah Turki di babak playoff.

Terim memuji penampilan Swiss meski kalah oleh Republik Cek dalam pertandingan pembuka, Minggu lalu. "Penampilan Swiss lebih baik daripada Republik Cek. Mereka punya posisi yang lebih baik sebagai tuan rumah, tapi tetap kalah," ucap Terim. AFP | FAMEGA SYAVIRA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

140 Suporter 'Nazi' Ditangkap
Lantaran Pendek-pendek
Ironi 44 Tahun
Suporter Belanda Oranyekan Bern
Charisteas: Taktik adalah Senjata Mematikan Melawan Swedia
Lola Amaria
Pusing Menghafal Nama

Donadoni Berutang pada Capello
Sayap Belanda Arjen Robben Alami Cedera Paha
Rahasia Kemenangan Republik Cek, Ganti Pemain
Capello Jagokan Jerman Jadi Juara
> selengkapnya...

Referensi

SKUAD AUSTRIA
SKUAD JERMAN
Stadion Letzigrund Zurich, Swiss
Stadion Tivoli-Neu Innsbruck, Austria
Stade de Geneve Jenewa, Swiss
Stadion Wals-Siezenheim Salzburg, Austria
Stade De Suisse Wankdorf Bern, Swiss
Stadion Hypo-Arena Klagenfurt, Austria
Stadion St Jakob-Park Basel, Swiss
Stadion Ernst Happel Wina, Austria
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk124915 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< June,2008>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data