Berita terkait selengkapnya Listrik Padam, Untung Ada Bulan (02 Maret 1999) Bisnis Sepekan (25 Agustus 2003) Molor Terganjal Obligasi (28 Juli 2003) PLN dan Krisis Listrik (02 Juni 2003) Bisnis Sepekan(26 Januari 2004) Mengantisipasi Krisis Listrik (28 Oktober 2002) Rokade di Ronde Terakhir (09 Juli 2001) Saat Gelap Menelan Ibu Kota (16 September 2002) Cendana: Kartu Sakti Presiden (26 Pebruari 2001) Bebas Giliran(21 Mei 1977) Yang Baru, Merugikan(22 April 1978) Masih Belum Sedap(22 Mei 1976) Tak Sampai Tua Di Pamardi Siwi(03 April 1976) Menunggu deru(16 Maret 1974) Listrik besok(05 Januari 1974) Merintis Jalan Industri(16 Pebruari 1974) Hama PLN(02 Juni 1973) Listrik Ruwet Di Padang(25 September 1971) Raksasa itu salah desain ?(11 Juni 1988) Menunggu pln(26 Januari 1991) Cara menghemat listrik(02 November 1991) Gara-gara paceklik listrik(02 Pebruari 1991) Mengait Listrik Jawa-Sumatera(25 Januari 1992) Ini dia kota genset(27 Pebruari 1993) Risiko sebuah plta(27 Maret 1993) Semen padang dan krisis listrik(29 Mei 1993) Pltgu kedua untuk sumatera utara(24 April 1993) Mempertaruhkan sebuah pltu(01 Mei 1993) Listrik dari sarulla(13 Maret 1993) Benderang dengan siwo(13 Maret 1993) Sudah banyak kecelakaan(30 Oktober 1993) Tiga harga untuk paiton(26 Pebruari 1994) Dalang proyek nuklir(26 Pebruari 1994) Semua tanpa katebelece(05 Maret 1994) Dari alam ke nuklir(22 Januari 1994) Tinggalkan pola zero-sum game(19 Pebruari 1994) Keresahan masyarakat(19 Pebruari 1994) Gus dur bisa merugikan(19 Pebruari 1994)