Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pajak Kendaraan Bermotor Lama Akan Turun
Minggu, 24 Agustus 2008 | 12:46 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Dinas Pendapatan Daerah Provinsi DKI Jakarta menyatakan ada potensi penurunan penerimaan pajak untuk 3,4 juta unit kendaraan bermotor lama di Ibu Kota. Total kehilangan penerimaan tersebut diperkirakan mencapai Rp 71 miliar.

"Potensi kehilangan rata-rata penerimaan dari seluruh kendaraan lama sebanyak 3,39 persen," kata Kepala Sub Bidang Bagi Hasil Pajak Iwan Setiawandi kepada Tempo, siang tadi.

Menurut Iwan, pemerintah telah merekam sebanyak 60 ribu item harga nilai jual kendaraan bermotor sampai tahun 2008. Rata-rata penerimaan dari mobil lama seperti golongan Jeep turun 4,13 persen, mobil bus 0,47 persen, minibus 2,49 persen, mikrobus 1,17 persen, bus, 0,47 persen, pick up 2,18 perse,n dan truk 1,22 persen.

Penurunan itu, kata dia, akibat adanya penyesuaian nilai pajak kendaraan bermotor berdasarkan pada Peraturan Menteri dalam Negeri Nomor 22 tahun 2008 tentang perhitungan dasar pengenaan pajak kendaraan bermotor. "Pergub akan selesai sekitar pertengahan September,"katanya

Pengenaan tarif pajak tetap. Kendaraan pribadi sebesar 1,5 persen dan 1 persen untuk kendaraan umum. Perbedaaanya, kata dia, nilai objek pajak dikalikan dengan nilai jual kendaraan bermotor pada tahun ini. "Nilaijual kendaraan lama kan ada yang turun,"katanya.

Iwan menjelaskan target penerimaan pajak tahun ini tetap akan tercapai. Pemerintah memfokuskan lonjakan penerimaan sektor pajak kendaraan bermotor pada kendaraan jenis baru. Tahun ini diperkirakan ada sebanyak 203 ribu kendaraan roda empat dan 500 ribu kendaraan roda dua baru di Ibu Kota.

Target penerimaan pajak kendaraan bernotor tahun 2008 Rp 2,5 triliun. Sampai pertengahan Agustus ini realisasi pajak kendaraan bermotor sudah mencapai Rp 1,6 triliun.

Sebelumnya Kepala Dinas Pendapatan Daerah, Reynalda Madjid, mengatakan beban pajak kendaraan baru akan terlihat jika dikalikan nilai jual kendaraan saat ini. Dia menyarankan, jika masyarakat tidak ingin pajak kendaraan tinggi, ''Jangan membeli kendaraaan baru.''

Masyarakat yang tidak setuju bisa mengajukan keberatan ke Dinas Pendapatan Daerah bagian Subdinas Perundang-undangan. ''Kalau diterima bisa saja dibatalkan,'' kata Rey.

Rudy Prasetyo

Dari Arsip Majalah TEMPO
Satu Nusa, Satu Nomor  | 08 Desember 2003
Memburu Penggelap Pajak  | 19 Agustus 2002
Harga Mobil Naik Lagi  | 21 Mei 2001
Pajak Kendaraan Bermotor Naik Menjebol Kantong Rakyat  | 21 Mei 2001
3 Unsur Satu Atap | 25 Desember 1976
Pembuatan SIM Cepat, Tapi Mahal | 01 Agustus 1992
Kecewa pelayanan samsat polda jaya | 18 Juli 1992
Lain ladang, lain pungutan | 24 April 1993
Komputer yang tak anticalo | 24 April 1993
Saya sendiri kaget | 24 April 1993
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Korban Banjir Gratis Urus STNK
Gajah Loyo Terendam Banjir
Bandara Supadio Jadi Jalur Penyelundupan Emas Batangan
Urus Surat Mobil di Surabaya Cuma Lima Menit
Angkatan Laut Menolak Suap Rp 100 Juta
Wakil Wali Kota Banjar Korupsi Anggaran
Petambak Udang Cemaskan Lumpur Lapindo
Puluhan Ton Pupuk Palsu Beredar
Jawa Tengah Ujicobakan Chip Pajak
100 Ribu Kendaraan di Kabupaten Tangerang Langgar Pajak
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No.43 Thn.2003 Tentang Perubahan Keempat Atas PP No. 145 Thn.2000 Tentang Kelompok Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah
UU RI No. 16 Tahun 2000 Tentang Perubahan Kedua Atas UU No. 6 Tahun 1983 Tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan
PP RI No.6 Thn.2003 Tentang Perubahan Ketiga Atas PP No. 145 Thn.2000 Tentang Kelompok Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk132074 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data