Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kewajiban Pasokan Batu Bara Mulai September
Rabu, 20 Agustus 2008 | 18:58 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral akan memberlakukan domestic market obligation atau jaminan pasar domestik untuk batu bara mulai September mendatang. Direktur Pembinaan Usaha Mineral dan Batu Bara, Bambang Gatot Ariyono mengatakan, pihaknya sudah membentuk tim yang terdiri dari pemerintah, pengusaha dan konsumen (industri). “Begitu Peraturan Menteri keluar, langsung diterapkan,” ujarnya, Rabu (20/8).

Pemerintah-pengusaha batu bara-industri masih akan mengadakan pembahasan untuk mengetahui jumlah kebutuhan domestik, spesifikasi, harga dan kuota batu bara. “Masukan-masukan itu akan menjadi acuan untuk menyusun kebijakan DMO,” kata Gatot.

Mengenai kuota pasokan, ada opsi bahwa besarannya akan ditetapkan dalam persentase. Namun, Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia (APBI) mengusulkan kewajiban ditentukan dalam bentuk dinamis. Yaitu besarannya tiap tahun bisa berubah, sehingga menyesuaian besaran kebutuhan dalam negeri. Ada pula opsi, bahwa kewajiban diatur tiap perusahaan. “Saat ini Adaro yang kewajibannya paling besar," katanya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Batu Bara Indonesia, Jeffrey Mulyono mengusulkan penetapan kuota batu bara menunggu hasil verifikasi ekspor untuk bahan tambang. ”Supaya ada akurasi,” ujarnya.

Mengenai harga batu bara, Jeffrey berpendapat bahwa harga batu bara berdasarkan ICI merupakan harga profesional. ”Data itu moderat, jadi bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Saat ini, telah berlaku empat jenis harga batu bara dengan asumsi ICI, berdasarkan jenis kalori batu bara. ICI-1 untuk batu bara berkalori 6.500, ICI-2 untuk batu bara berkalori 5.800, ICI-3 untuk batu bara berkalori 5.000 dan ICI-4 untuk batu bara berkalori 2.000.

NIEKE INDRIETTA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Sasol Minat Garap Proyek Batu Bara Cair
Pengusaha Akan Cicil Tunggakan Royalti
Pelunasan Royalti Ancam Arus Kas Perusahaan
Bukit Asam Segera Akuisisi IPC
Polisi Periksa Sub Kontraktor KPC
Ekspor Enam Produsen Batu Bara Dihentikan
Produksi Kaltim Prima Coal Tidak Terganggu
Polisi Hentikan Pertambangan Kaltim Prima Coal
ICW akan Bawa Data Tunggakan Batu Bara ke KPK
Menteri Purnomo : Pengusaha Batu Bara Jangan Sandera Royalti
> selengkapnya...

Referensi

Babak Baru Sengketa Batu Bara
Sandungan Terbaru Bakrie

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk131615 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data