|
Perdana Karya Tunda Dividen Pendiri
Selasa, 19 Agustus 2008 | 20:28 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Perusahan batu bara, PT Perdana Karya Perkasa Tbk, menunda pembayaran dividen kepada pendiri perseroan. Dalihnya, perseroan membutuhkan investasi Rp 180 miliar untuk mengoperasikan areal konsensi kerjasama tambang batu bara di Bantuas dan Dondang, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur.
"Pengoperasian Bantuas dan Dondang tidak bisa ditunda," kata Direktur Keuangan Perdana Karya Soeroso dalam suratnya kepada Bursa Efek Indonesia, hari ini. Soeroso berkata, penundaan dividen ini tidak bertentangan dengan ketentuan. Meski begitu, perseroan tetap akan memenuhi hak dividen pemegang saham lainnya.
Rapat umum pemegang saham tahunan Juni lalu menyetujui pembagian dividen sebesar Rp 6,85 miliar, atau Rp 11,43 per saham. Jumlah ini setara dengan 30 persen laba bersih perseroan tahun 2007 sebesar Rp 22,863 miliar.
Soal pemenuhan target investasi pengoperasian Bantuas dan Dondang senilai Rp 180 miliar, Soeroso menuturkan sekitar Rp 105 miliar bakal diambil dari kredit perbankan. Perseroan juga akan menggunakan dana sisa penawaran umum perdana saham sebesar Rp 7 miliar. Sisanya berasal dari internal perseroan.
WAHYUDIN FAHMI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|