|
Pertamina Diminta Segera Lunasi Utang Tabung Elpiji
Sabtu, 16 Agustus 2008 | 14:12 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Asosiasi Industri Tabung dan Baja mendesak Pertamina segera melunasi tunggakan pembayaran pengadaan tabung dan kompor elpiji 3 kilogram. Menurut Ketua Asosiasi Insdustri Tabung, Tjiptadi, pengadaan tabung dan kompor pada dua semester lalu senilai Rp 300 miliar. Pembayaran untuk semester pertama belum lunas, adapun untuk semester kedua Pertamina belum mengeluarkan release order. "Karena release order belum keluar kami tidak bisa melakukan penagihan," ujar Tjiptadi. Menurut Tjiptadi, saat ini membutuhkan dana guna membayar pembelian baja pada PT Krakatau Steel, pemasok baja lembaran sebagai bahan baku tabung. "Kami mestinya sudah melunasi ke Krakatau Steel pada 10 Agustus lalu," ujarnya. Agar permintaannya terkabul. Asosiasi melayangkan surat ke Departemen Perindustrian untuk memediasi penyelesaian masalah itu. Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Achmad Faisal, menambahkan institusinya belum mendapat setoran dari pemerintah untuk pembelian tabung dan kompor konversi. Direktur Keuangan Pertamina, Frederik Siahaan, menimpali pembayaran pengadaan tabung dan kompor elpiji 3 kilogram itu bukan hanya kewajiban Pertamina. Pemerintah juga punya kewajiban. Pertamina terpaksa menalangi dulu. "Kami sudah membayar hingga Rp 1,7 triliun," katanya. Agung Sedayu
INDEKS BERITA LAINNYA :
|