|
Bukit Asam Segera Akuisisi IPC
Kamis, 14 Agustus 2008 | 19:59 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk telah menandatangani kesepakatan pengambilalihan 51 persen saham perusahaan tambang batubara, PT International Prima Coal (IPC), senilai US$ 17,85 juta (Rp 162,43 miliar).
“Kesepakatan dengan IPC telah tercapai pekan ini, dan diharapkan selesai akhir Agustus,” kata Sekretaris Perusahaan Bukit Asam Eko Budhiwijayanto kepada Tempo, hari ini. Menurut Eko, seluruh dana akuisisi berasal dari kas internal perusahaan.
Setelah akuisisi ini, kata dia, perseroan akan mendapat cadangan baru batu bara. Tambang IPC di Kalimantan Timur memiliki sumber daya batu bara sekitar 45 juta ton dengan kualitas 4.800 - 6.000 kilokalori per kilogram air-dried basis (kualitas menengah).
Aset IPC yang lainnya adalah konsensi pertambangan eksploitasi, pengolahan, pengangkutan, dan penjualan yang berlaku hingga 2016. “Tentunya ini akan memberi kontribusi yang besar bagi Bukit Asam,” ucap Eko.
Saat ini, IPC tengah melakukan eksplorasi lahan tambangnya yang membutuhkan waktu 6 hingga 12 bulan. Sehingga diharapkan proses produksi bisa dimulai pada semester pertama 2009.
Hingga akhir tahun ini, Bukit Asam mentargetkan produksi 10,5 juta ton batu bara. Dengan tambahan produksi dari IPC, total produksi batu bara Bukit Asam bisa mencapai 11,5 juta -12 juta ton.
Eko menuturkan, beberapa waktu belakangan produksi batu bara Bukit Asam jalan di tempat. Penyebabnya adalah buruknya transportasi dari lokasi tambang ke pelabuhan.
“Kalau perbaikan jalur transportasi selesai, diharapkan perseroan bisa menjual 20 juta ton batu bara per tahun,” ujarnya.
ARI ASTRI YUNITA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|