|
Tarif Bus Lintas Negara Diproyeksikan Rp 550 ribu
Selasa, 12 Agustus 2008 | 17:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Tarif layanan transportasi darat yang melintasi Indonesia, Malaysia, dan Brunei Darussalam belum bisa direalisasikan sesuai target pada bulan ini. Sebab pembahasan tarif antara operator dari Indonesia dan Brunei belum mencapai kesepakatan.
Direktur Usaha Perum Damri, Bagus Wisanggeni, mengatakan sejauh ini besaran tarif sudah mengerucut di angka Rp 550 ribu per penumpang. Angka itu dinilai memadai untuk perjalanan bus yang menempuh jarak sekitar 1200 kilometer dengan waktu tempuh 25 jam.
Selain soal tarif, kedua operator masih belum menyepakati pengisian bahan bakar minyak (BBM) mengingat adanya perbedaan harga di Indonesia dan Brunei. Harga BBM di Brunei lebih murah sehingga perlu pembatasan pengisian BBM di Brunei.
“Kemungkinan dibatasi sekitar 19 liter,” kata Bagus di Jakarta, Selasa (12/8). Sedangkan tempat pemberhentian bus sudah disepakati, yaitu di daerah perbatasan. Adapun soal kesiapan armada, operator bus dari Indonesia dan Brunei sudah menyiapkannya.
Harun Mahbub
INDEKS BERITA LAINNYA :
|