|
Pemerintah Diminta Tambah Trayek Pemadu Moda
Kamis, 07 Agustus 2008 | 19:51 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Sejumlah daerah mengajukan permintaan pembukaan lagi trayek transportasi darat pemadu moda ke Bandar Udara Soekarno-Hatta. Trayek pemadu moda yang sudah ada saat ini dengan rute Bandung Super Mall-Soekarno-Hatta (BSM-Bandara) dinilai menguntungkan.
Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Darat Iskandar Abubakar, permintaan trayek yang menyambungkan moda darat dan udara itu datang dari lima daerah di Jawa Barat. "Termasuk Bandung yang minta tambahan dari titik lain," ujarnya, Kamis (8/8).
Pemerintah, kata Iskandar, menyambut baik permintaan tersebut. Sebenarnya tender trayek pemadu moda ke bandar udara itu akan digelar lagi menyusul keberhasilan proyek sebelumnya. Namun sejauh ini masih belum ada kesepakatan dengan pengelola pelabuhan udara. "Mereka khawatir bandar udara jadi kumuh, jadi harus kami yakinkan dulu," katanya.
Trayek bus pemadu moda BSM-bandar uadar dimenangkan perusahaan otobus Primajasa pada Oktober 2006, setelah menyisihkan 14 peserta tender lainnya. Primajasa mendapat trayek eksklusif selama lima tahun. Namun syaratnya harus memenuhi standar pelayanan yang ketat terutama soal kepastian jadwal.
Hasil evaluasi pemerintah operasi bus pemadu moda menghemat tiga juta liter bahan bakar minyak per tahun. Sedikitnya 42 persen pengguna kendaraan pribadi yang menuju Soekarno-Hatta dari Bandung juga terserap pemadu moda. Pengguna moda lain turut terserap yakni penumpang kereta api hingga 29,4 persen, travel 27,33 persen, bus umum 0,3 persen, dan pesawat 0,33 persen.
HARUN MAHBUB
INDEKS BERITA LAINNYA :
|