|
Bank Lokal Diminta Danai Proyek Air Minum
Selasa, 05 Agustus 2008 | 03:31 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto meminta perbankan nasional ternama mendanai proyek air minum Tangerang yang ditenderkan dalam bentuk kerjasama pemerintah dan swasta (KPS). Menurut dia proyek air minum ini sangat prospektif.
"Dengan tingkat pengembalian investasi (internal rate of return) sebesar 18 persen, tak akan menemui kesulitan untuk meyakinkan bank nasional skala besar," kata Djoko seusai menghadiri penandatanganan kontrak kerja pemerintah kabupaten Tangerang dengan PT Acuatico Capital Link, Senin (4/8).
Proyek air minum Tangerang merupakan salah satu dari proyek yang masuk dalam Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2008, sehingga harus diselesaikan paling lambat akhir 2009. Dari proyek senilai Rp 520 miliar ini, perusahaan akan mengalirkan air minum dengan debit 950 liter per detik untuk 62 ribu sambungan rumah dan 318 unit sambungan industri. Pemerintah memberikan konsesi selama 25 tahun dan menetapkan tarif awal sebesar Rp 3.500 per meter kubik. "(Tarif) akan ditinjau dua tahun sekali mengikuti inflasi," kata Djoko. RIEKA RAHADIANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|