Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Harga Minyak Mentah Kembali Turun
Kamis, 17 Juli 2008 | 08:38 WIB

TEMPO Interaktif, New York:Harga minyak dunia masih pada posisi stabil, lebih rendah US$ 10, sejak Rabu lalu.

Harga minyak mentah jenis light sweet crude untuk pengiriman Agustus turun US$ 4,14 menjadi US$ 134,6 per barel di New York Mercantile Exchanger. Sebelumnya, harga minyak jenis ini sempat menyentuh harga US$ 142.

Penurunan sebesar US$ 10,58 per barel dalam dua hari belakangan menandakan perubahan dramatis harga minyak mentah, karena dalam perdagangan Jumat pekan lalu harganya mencetak rekor lebih dari US$ 147 per barel. Kendati demikian harga pekan ini masih 80 persen lebih tinggi dari harga setahun lalu, dan 40 persen dari harga di awal tahun.

"Ini sebuah tanda, kemungkinan spekulan pasar telah kehilangan kekuatannya," kata President of Strategic Energy & Economic Research Inc. Michael Lynch seperti dilansir dari Associated Press, Rabu (16/7).

Harga minyak Brent pengiriman Agustus di bursa ICE Futures London turun US$ 2,56 menjadi US$ 136,19 per barel.

Penguatan dollar terhadap euro membuat para pedagang tak memiliki banyak alasan dalam penawaran. Melemahnya dollar telah menarik investor untuk membeli minyak dan komoditas lainnya di saat pembatasan terhadap inflasi dan pelemahan dollar, namun rangsangan itu hilang ketika dollar mulai menguat.

The Energy Information Administration melaporkan bawah suplai minyak mentah Amerika Serikat naik tiga juta barel atau satu persen pada minggu lalu. Suplai bensin juga naik tak terduga.

Menurut club mobil AAA, harga retail bensin di Amerika naik 0,5 sen menjadi US$ 4,114 per galon. Sedangkan harga solar naik satu sen menjadi US$ 4,839 per galon.

RIEKA RAHADIANA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Harga Minyak, Bukan Sekadar Asumsi APBN | 11 April 2005
Jika Anggaran Tersedak Minyak  | 08 Desember 1998
Bisnis Sepekan | 10 Januari 2005
Dihantui Minyak dan Badai | 15 November 2004
Bisnis Sepekan | 18 Oktober 2004
Misteri Voucer Saddam Hussein | 18 Oktober 2004
Formula di Belakang Nol Koma | 18 Oktober 2004
Bisnis Sepekan | 11 Oktober 2004
Anggaran Masih Aman  | 07 Juni 2004
Mengandangkan Pertamina ke Kebon Sirih  | 07 Juni 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Harga Minyak Tembus US$ 147 per Barel
Israel Latihan Perang, Harga Minyak Terdongkrak
Harga Minyak Turun, Bursa Saham Amerika Menguat
Harga Minyak Dunia Tembus US$ 145
Pemerintah Siapkan Skenario Harga Minyak Sampai 175 Dolar
Harga Minyak Diperkirakan Segera Turun
Harga Minyak Dekati US$ 142 per Barel
Qatar Tolak Menaikkan Produksi Minyak
Harga Minyak Dekati US$ 140
Atasi Meroketnya Harga, Arab Saudi Bisa Tingkatkan Produksi Minyak
> selengkapnya...

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
Organization of the Petroleum Exporting Countries (OPEC)
PT Pertamina

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk128374 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2008>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data