|
Pemilu Tidak Pengaruhi Investasi
Senin, 14 Juli 2008 | 12:54 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemilihan umum 2009 nanti diperkirakan tidak mempengaruhi tingkat investasi di Indonesia. Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, M Lutfi mengatakan hal itu berdasar pengalaman pemilu 2004 lalu. "Di penghujung 2004 lalu grafik investasi naik," ujarnya pada wartawan, Senin (14/7).
Menurut Lutfi, demokrasi yang ditimbulkan pemilu membuat terjadinya kepastian hukum dan politik, "Hal itulah yang memicu kenyamanan dan kepastian berinvestasi," ujarnya. Dan hal tersebut telah diakui sembilan pengusaha Singapura.
Berdasarkan pengalaman 2004 juga, Lutfi berharap sikap wait and see (menunggu dan melihat) realisasi investasi tidak terjadi menjelang pemilu 2009 nanti. "2004 lalu sikap wait and see tidak terlihat, semoga 2009 juga, karena kita perlu pertumbuhan investasi yang cepat," ujarnya.
Realisasi investasi Januari-Juni 2008 sudah mencapai 80,9 persen."Investasi lokal memang terjadi koreksi sekitar 60 persen, namun investasi asing tumbuh lebih dari 160 persen," ujarnya. Menurut Lutfi, realisasi investasi itu menandakan investor asing percaya dengan Indonesia.
Saat ini, kata Lutfi, penanaman modal asing mencapai 68 persen, sedangkan penanaman modal dalam negeri sekitar 32 persen. "Belum ada indikasi penurunan investasi menjelang pemilu," ujarnya. Sedangkan koreksi nilai investasi yang terjadi karena kenaikan biaya investasi, dianggap BKPM hal yang biasa.
CORNILA DESYANA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|