|
Pemanfaatan Pembangkit Air Baru Enam Persen
Rabu, 02 Juli 2008 | 19:16 WIB
TEMPO Interaktif, SurabayaPotensi pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di Indonesia diperkirakan sebesar 70.000 megawatt. Dari total potensi itu baru sekitar enam persen atau 3.529 megawatt yang dimanfaatkan.
Menurut Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, potensi listrik dari air masih besar dan terbuang sia-sia. Di negara-negara bekas Uni Soviet, kata dia, potensi air yang dimanfatkan untuk listrik mencapai 98.000 megawatt dengan 500 buah bendungan.
Potensi air untuk pembangkit, kata Djoko, bisa dimanfaatkan untuk mengatasi kriss listrik. Dia mengharapkan sekitar 7.000 megawatt dari proyek listrik 10.000 megawatt bisa memanfaatkan sumber air. "Indonesia mempunyai jumlah air permukaan terbanyak ke lima di dunia," ujarnya, Rabu (2/7).
Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar mengatakan, biaya operasi rata-rata kilowatt per jam pembangkit air sebesar Rp 140 dan paling rendah dibandingkan pembangkit lainnya. Saat ini PLN hanya memanfaatkan sekitar 3.529 megawatt.
ADI MAWARDI
INDEKS BERITA LAINNYA :
|