|
Kadin Dukung Formula Baru Penyaluran DAU
Sabtu, 21 Juni 2008 | 07:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai langkah pemerintah untuk mengubah formula dana alokasi umum (DAU) pada RAPBN 2009 perlu didukung. Sebab selama ini, kata Bambang Soesatyo, Ketua Komite Tetap Moneter dan Fiskal Kadin Indonesia, penggunaan dana yang diperoleh pemda dari APBN, seringkali tidak tepat sasaran.
"Bahkan tidak sedikit yang diendapkan di Bank Indonesia dalam bentuk SBI," kata dia melalui pesan singkat kepada Tempo, Jumat (20/6).
Karena itu, formula baru DAU yang memperhitungkan beban anggaran subsidi BBM kepada pemerintah daerah, Bambang melanjutkan, harus mendapat dukungan dari DPR dan masyarakat.
Dengan kebijakan tersebut, pemda diharapkan dapat mendorong penggunaan DAU secara optimal dan menggugah pemda untuk menghemat penggunaan anggaran subsidi BBM di daerahnya masing-masing.
Bagi Kadin, kata Bambang, sudah saatnya pemerintah pusat mengawasi lebih ketat kepada daerah dalam memanfaatkan dana APBN. "Pemerintah Pusat harus lebih selektif dalam menggelontorkan dana bantuan pusat ke daerah," katanya.
Menurutnya, daerah-daerah miskin dan tertinggal harus menjadi prioritas. Sedangkan, daerah-daerah surplus seperti Riau dan Kalimantan Timur, tidak perlu lagi mendapat dana pusat.
Sebelumnya, Kepala Badan Kebijakan Fiskal Depkeu Anggito Abimanyu menyatakan pemerintah tengah mematangkan reformulasi penyaluran DAU ke daerah. Dalam formula DAU baru tersebut pemda akan turut dibebankan anggaran subsidi BBM dan diterapkan sistem insentif dan disinsentif. Gunanto ES
INDEKS BERITA LAINNYA :
|