|
Kereta Bandara Perlu Intervensi Pemerintah
Kamis, 05 Juni 2008 | 11:50 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah diusulkan turut mengucurkan dana untuk proyek pembangunan kereta bandara di Jakarta, sehingga tidak hanya mengandalkan pihak swasta. "Agar berkelanjutan dan tidak berhenti di jalan," kata Pengamat Perkeretaapian Institut Teknologi Bandung Harun al-Rasyid Lubis via telepon, Kamis (5/6).
Ia menilai investasi pemerintah tidak merugikan mengingat peran kereta bandara untuk kepentingan publik dan ekonomi. "Uang juga tidak lari kemana, dan bisa jadi penyertaan modal," ujarnya. "Investasi bisa diwujudkan dalam persiapan prasarana jalur kereta."
Harun mengkhawatirkan, lelang kereta bandara nanti bakal sepi peminat karena kebutuhan dana mencapai Rp 4,6 triliun, sementara hitungan ekonominya kurang menarik. Menurut dia, tingkat pengembalian modal (internal rate of return/IRR) proyek itu sekitar 15 persen. Padahal yang menarik setidaknya IRR 20 persen. Harun Mahbub
INDEKS BERITA LAINNYA :
|