Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Pungutan Ekspor Kulit Diusulkan Naik
Selasa, 17 Juli 2007 | 18:15 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Perindustrian dan Asosiasi Penyamak Kulit Indonesia mengajukan kenaikan pungutan ekspor bahan kulit. Penerapan pungutan ekspor bahan kulit saat ini tak mendukung pengembangan industri hilir seperti produk sepatu.

Pungutan ekspor untuk bahan kulit mentah diusulkan naik menjadi 50 persen dari pungutan saat ini 25 persen. Sedangkan pungutan ekspor bahan kulit setengah jadi diusulkan menjadi 30 persen dari posisi saat ini 15 persen. "Dengan kenakan pungutan ekspor diharapkan dapat meredam laju ekspor sehingga kebutuhan hilir dapat terpenuhi," ujar Dirjen Industri Logam, Mesin, Tekstil dan Aneka (ILMTA) Ansari Bukhari, Selasa (17/7).

Menurut Ketua Umum Asosiasi Asosiasi Penyamak Kulit Indonesia, Diyono Hening Sasmito, hampir 70 persen produk kulit diekspor. Produksi bahan kulit tiga tahun lalu mencapai 30 ribu ton per tahun. Saat ini produksi bahan kulit mencapai 25 ribu ton.

YULIAWATI


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk103893 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< July,2007>>
MSnSl RK JS
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data