|
| |
|
|
PGN Kaji Pinjamandari IFC
Selasa, 24 April 2007 | 06:02 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGN) sedang mengkaji pinjaman senilai US$ 50 juta (sekitar Rp 450 miliar) dari International Finance Corporation (IFC).
Menurut Sekretaris Perusahaan PGN Widyatmiko Bapang, PGN belum memutuskan menerima tawaran pinjaman dari divisi pembiayaan komersial Bank Dunia tersebut. Namun, bila PGN akhirnya memutuskan menerima tawaran tersebut, pinjaman akan sejalan dengan rencana pinjaman senilai US$ 225 juta dari konsorsium Asian Development Bank (ADB) dan ING.
Dia menjelaskan, PGN telah mendapatkan dana talangan (bridging loan) dari ING. "Nantinya akan diperhitungkan pada saat pencairan pinjaman dari konsorsium itu," katanya dalam siaran persnya di Jakarta.
Dia menambahkan, PGN belum berencana berinvestasi di proyek lain yang sedang dilaksanakan. "PGN sedang memusatkan perhatian untuk merampungkan proyek transmisi South Sumatera West Java (SSWJ) dan pengembangan distribusi Jawa bagian Barat. “Saat ini sedang dalam proses penyelesaian."
Nieke Indrietta
INDEKS BERITA LAINNYA :
|
|
|
| dibuat oleh Radja:danendro |
| |
| Komentar Anda |
|
-
|
Kirim |
|
-
|
Via SMS |
|
|
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS.
Ketik TIJAWAB [spasi] brk98609 [spasi] komentar dan kirim ke 9333 |
|
|