|
Target IPO Bisi Rp 200 Miliar
Rabu, 11 April 2007 | 17:44 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:-PT Bisi International Tbk., mentargetkan bisa meraup dana Rp 200 miliar dari pelepasan saham umum perdana (IPO).
Wakil Presiden Direktur Bisi Thomas Effendy mengatakan sekitar 30 persen saham tersebut akan ditawarkan dengan harga Rp 180-210 per saham. "Dana yang diperoleh perseroan dari hasil IPO sekitar Rp 200 miliar," katanya di Jakarta Selasa (11/4).
Dia menjelaskan dana hasil IPO itu, 40 persen (Rp 50 miliar) akan digunakan untuk membayar utang ke Bank Rakyat Indonesia. Total utang perseroan ke BRI mencapai Rp 95 miliar. "Tidak akan dilunasi sekaligus. Sifat utangnya revolving," katanya.
Sedangkan 30 persen akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi sebesar 10.000 ton per tahun. Sisanya 30 persen akan digunakan untuk meningkatkan modal kerja tahun ini.
Perusahaan yang bergerak di bidang penelitian, pengembangan, dan produksi benih padi, jagung, dan sayuran itu berencana melepas sahamnya sebesar 30 persen atau 900 juta lembar dari sekitar 3 miliar total saham. Masa penawaran dijadwalkan pada 10 hingga 14 Mei dan akan dicatatkan di Bursa Efek Jakarta pada 21 Mei. Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek adalah PT Indo Premier Securities.
Perseroan mencatat kenaikan laba bersih sebesar 30 persen dari Rp 47 miliar pada 2005 menjadi Rp 61 miliar tahun lalu. Penjualan bersih mencapai Rp 574 miliar, meningkat 23,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 464 miliar.
Perseroan mentargetkan pertumbuhan minimal 20 persen untuk pendapatan dan laba tahun ini. "Selama lima tahun terakhir pertumbuhan rata-rata 20 persen dan tahun ini juga ditargetkan seperti itu," katanya.
DESY PAKPAHAN
INDEKS BERITA LAINNYA :
|