|
| |
|
|
Desentralisasi Ubah Fundamental Fiskal Indonesia
Senin, 12 Pebruari 2007 | 11:14 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bank Dunia menilai desentralisasi telah mengubah landasan fundamental fiskal Indonesia.
Menurut Wolfgang Fengler, ekonom senior Bank Dunia, pada 2006 transfer dana publik dari pusat ke pemerintah daerah meningkat signifikan menjadi US$ 25 miliar dari sebelumnya US$ 8 miliar. Bank Dunia memproyeksikan transfer dana itu akan terus meningkat menjadi US$ 28 miliar pada tahun ini. "Provinsi dan kabupaten kota saat ini mengelola sekitar 40 persen dari belanja publik Indonesia dan setengah investasi publik," ujarnya di Jakarta, Senin (12/1).
Bank Dunia mengingatkan transfer belanja ke daerah sudah lebih besar. Sekarang tantangannya adalah bagaimana pemerintah daerah bisa membelanjakan sumber daya tersebut secara efektif.
Menurut Bank Dunia, saat ini Indonesiaa memiliki peluang untuk memanfaatkan sumber daya yang sangat besar untuk menanggulangi kemiskinan. "Ini peluang yang tidak boleh dilewatkan oleh Indonesia."
AGUS SUPRIYANTO
INDEKS BERITA LAINNYA :
|
|
|
| dibuat oleh Radja:danendro |
| |
| Komentar Anda |
|
-
|
Kirim |
|
-
|
Via SMS |
|
|
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS.
Ketik TIJAWAB [spasi] brk92985 [spasi] komentar dan kirim ke 9333 |
|
|