|
Tarif Telepon Paling Banyak Dikeluhkan
Kamis, 25 Januari 2007 | 20:01 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:
Masyarakat mengeluhkan tidak seragammnya regulasi tarif telepon di Indonesia. Masyarakat menilai pemberlakuan tarif telepon saat ini sangat membingungkan.
Sebab ada yang menerapkan tarif berdasarkan detik, menit, dan bahkan ada yang per jam. Keluhan itu terungkap dari hasil pengumpulan layanan pengaduan publik milik Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).
Angota BRTI Heru Sutadi mengatakan, keluhan soal tarif ini mencapai 30 persen dari 243 keluhan yang masuk melalui pesan pendek atau sort message service (SMS) dan surat elektronik atau email.
“Kita memang belum memiliki standar tarif telekomunikasi, terutama untuk tarif telepon seluler,” kata Heru di Jakarta hari ini.
Hasil pengaduan itu juga mengungkapkan banyaknya keluhan masyarakat terhadap layanan pesan singkat berlangganan yang tidak bisa dihentikan.
M. Nur Rochmi
INDEKS BERITA LAINNYA :
|