Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Kalla Minta Produksi Minyak Naik 30 Persen
Senin, 15 Januari 2007 | 19:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral diberi target untuk menaikkan produksi minyak nasional mulai 2007 sebesar 30 persen pada 2009. Selain itu pemerintah juga meminta pengurangan subsidi bahan bakar minyak menjadi Rp 10 triliun pada tiga tahun mendatang.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, produksi minyak nasional mengalami penurunan setiap tahun. Tahun ini, kata dia, produksi minyak nasional hanya 1 juta barel per hari atau lebih rendah dari tahun lalu sebesar 1,007 juta barel. "Ditargetkan produksi minyak naik 30 persen pada 2009," ujarnya setelah melakukan rapat di Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Senin (15/1).

Menurut Kalla, jika target 30 persen terpenuhi maka pada 2009 produksi minyak nasional menjadi 1,3 juta barel per hari. Dia memberi waktu dua minggu kepada instansi terkait untuk melakukan koordinasi menaikkan produksi minyak nasional. Koordinasi dilakukan untuk mengurangi hambatan-hambatan terkait dengan investasi minyak di Indonesia.

Produksi minyak nasional selama 2006 gagal mencapai target yang ditetapkan anggaran pendapatan dan belanja negara sebesar 1,050 juta barel per hari. Tahun lalu produksi minyak hanya 1,007 juta barel. Sedangkan produksi minyak pada 2005 merosot menjadi 1,060 juta barel dari 1,096 juta barel pada 2004. Sedangkan produksi minyak pada 2003 juga anjlok menjadi 1,146 juta barel dari 1,252 juta barel pada 2002(Koran Tempo, 8/1).

Rapat tersebut dihadiri Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Negara Lingkungan Hidup Rachmat Witoelar, Menteri Negara BUMN Sugiharto dan Menteri Tenaga Kerja Erman Suparno.

Selain meningkatkan produksi minyak nasional, Kalla meminta, Departemen Energi mengurangi subsidi bahan bakar minyak menjadi Rp 10 triliun pada 2009. Caranya, dengan melakukan konversi penggunaan minyak tanah ke gas. "Programnya sudah berjalan untuk mengganti minyak tanah dengan gas dalam tabung," ujarnya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Purnomo Yusgiantoro mengatakan, untuk menaikkan produksi minyak nasional 30 persen pihaknya akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait. Koordinasi dilakukan untuk memperbaiki peraturan yang menjadi penghambat kegiata investasi perminyakan. "Koordinasi antarinstasi diberi waktu dua minggu," ujarnya.

Menurut Purnomo, untuk meningkatkan produksi minyak nasional, pihaknya akan memanggil beberapa kontraktor besar untuk membicarakan masalah tersebut. Dia berjanji dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pertemuan dengan kontraktor bagi hasil.

NIEKE INDRIETTA | SUTARTO | ALI NUR YASIN


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk91308 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< January,2007>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data