|
Pemerintah dan BI Bahas Percepatan Akselerasi Ekonomi
Rabu, 13 Desember 2006 | 21:00 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah dan Bank Indonesia menggelar pertemuan tertutup selama dua jam dengan kalangan perbankan di Jakarta, kemarin. Dalam pertemuan itu dibahas mengenai langkah-langkah percepatan pertumbuhan ekonomi 2007. Khususnya, terkait dengan optimalisasi peranan perbankan dalam peningkatan penyaluran kredit.
Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah mengatakan dalam pertemuan itu kalangan perbankan mengusulkan agar bank sentral mengkaji ulang beberapa aturan perbankan. "Mereka juga meminta pemerintah memanfaatkan sumber daya keuangan yang dimiliki bank-bank BUMN," kata dia.
Burhanuddin menjelaskan, langkah percepatan pertumbuhan ekonomi akan
dilakukan sektor yang mendorong perekonomian secara keseluruhan, yaitu
infrastruktur, energi, dan pertanian.
"Saat ini, kita punya BUMN perkebunan, energi dan infrastruktur. Kami
membicarakan bagaimana sektor itu dapat bekerja sama dengan bank BUMN," tuturnya.
Dia menambahkan, dalam pertemuan itu, BI juga meminta agar 16 bank
besar, yang selama ini menguasai 70 persen total aset perbankan, ikut
memfasilitasi upaya percepatan pertumbuhan ekonomi tahun depan.
Tampak hadir dalam pertemuan itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Meneg BUMN Sugiharto, dan wakil dari 13 bank terbesar di Indonesia. Namun, Kalla dan Sugiharto tidak memberikan keterangan kepada wartawan.
Wakil Direktur PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BNI) Gatot Suwondo mengatakan, pertemuan itu juga membahas sektor utama yang akan
dikembangkan tahun depan, yang butuh pembiayaan perbankan, yakni sektor
energi, khususnya, minyak dan gas.
"Kami kan, fasilitator. Jadi kami fokus ke permintaan kreditnya," ujar
Gatot. Dari seluruh sektor, yang paling tinggi alokasinya adalah
sektor listrik. "Perlu sekitar Rp 70 triliun.”
Direktur PT Bank Mandiri Tbk. Abdulrachman menambahkan dalam pertemuan juga dibicarakan kendala-kendala yang dialami perbankan
dalam penyakuran kredit. "Seperti kendala dari ketentuan pembatasan kredit, kami minta agar itu ditinjau ulang, "katanya.
Menurut Burhanuddin, hasil pertemuan tadi akan diolah dan disampaikan
sebagai arah kebijakan perbankan pada Bankers Dinner, 12 Januari 2007.
AGOENG WIJAYA/SURYANI IKA SARI
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|