|
Ekonomi Bisnis
Pemerintah Minta Singapura Maksimalkan Kapasitas Penerbangan
Senin, 11 April 2005 | 20:29 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah meminta Singapura memaksimalkan penggunaan tambahan kapasitas yang dimintanya dulu untuk penerbangan ke Kota Manado, Biak, dan Makassar. Kota-kota itu merupakan tujuan wisata dan penting bagi kegiatan perekonomian Indonesia.
"(Pemanfaatan kapasitas kursi) di kawasan timur Indonesia kan masih nol dari kapasitas yang mereka miliki," kata Menteri Perhubungan Hatta Radjasa kepada pers di kompleks istana hari ini.
Hatta menegaskan pada dasarnya pemerintah Indonesia tidak berkeberatan dengan permintaan kapasitas tempat duduk di empat kota, namun sebelum itu diberikan bagi maskapai penerbangan murah dari Singapura, pemerintah meminta agar penggunaan tempat duduk di kota-kota tadi dimaksimalkan.
Ia juga menegaskan, pemerintah Indonesia tidak menganut kebijakan tertutup soal ini. Karena itu pemerintah bersedia membicarakan soal ini dengan Singapura pada 13 Mei lewat perwakilannya, Sekretaris Jenderal Penerbangan Singapura. "Tapi kami dapat apa," kata Hatta.
Indonesia juga berkeberatan dengan ide wilayah udara terbuka yang menurut rencana dilakukan pada 2007 di sejumlah kawasan. Jika ini diberlakukan, maka akan mematikan perusahaan penerbangan dalam negeri.
Budi Riza
| Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
|
| |
|
|
|
|
![Pramugari Bouraq Airlines dalam acara penandatanganan kerja sama antara Bouraq dengan Microsoft Indonesia di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Rabu, 29 Oktober 2003. [TEMPO/ Santirta M; Digital Image; 20031029].](/hg/photostock/2004/12/16/s_SM03102960_high_thumb.jpg) |
![Pesawat kargo raksasa Rusia, Antonov No. AH-124 yang membawa pesawat tempur Sukhoi pesanan pemerintah Republik Indonesia (RI) mendarat di Lapangan Udara (Lanud) Iswahyudi, Magetan, Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Agustus 2003. [TEMPO/ Arie Basuki; Digital Image; 20030827].](/hg/photostock/2004/12/13/s_AB03082742_high_thumb.jpg) |
| Pramugari Bouraq Airlines
|
|
| Pesawat Rusia Antonov No. AH-124
|
|
|
|
|
INDEKS BERITA LAINNYA :
|