Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Nusa

SKP Rekomendasikan Perdamaian di Papua
Sabtu, 19 Pebruari 2005 | 04:27 WIB

TEMPO Interaktif, Jayapura: Sekretariat Keadilan dan Perdamaian (SKP) se-Papua, baik dari Keuskupan Agung Merauke, Keuskupan Jayapura, Keuskupan Timika, Keuskupan Manokwari-Sorong, dan Keuskupan Agats-Asmat, menyerukan perdamaian di seluruh Papua.

Seruan ini menyusul masih banyaknya konflik yang muncul setelah UU Otonomi Khusus Papua disahkan, dan disusul dengan pengesahan PP 54/2004 tentang Majelis Rakyat Papua, serta dilantiknya 7 anggota Perwakilan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Papua.

Menurut Loury da Costa dari SKP Manokwari-Sorong, konflik yang ditimbulkan akibat penerapan kebijakan politik masih merupakan ancaman yang serius bagi upaya mewujudkan Papua sebagai tanah damai. "Misalnya saja, di berbagai wilayah seperti Kota
Sorong, Raja Ampat, Mimika, Jayawijaya, dan Tolikara, pelanggaran-pelanggaran dan pertikaian politik selama pelaksanaan pemilu legislatif tetap tidak dapat
diatasi," ujarnya, Jumat (18/2)di Jayapura.

Loury juga memprihatinkan dua berkas perkara yang telah diselidiki Komnas HAM dan diserahkan kepada Kejaksaan Agung, yakni perkara Wasior (13 Juni 2001) dan Wamena (4
April 2003) yang tak jelas nasibnya. "Kami kuatir nasib yang menimpa perkara Abepura (7 Desember 2000) akan terulang lagi, ketika korban harus menunggu lebih dari tiga tahun sebelum perkara ini disidangkan di Pengadilan HAM Permanen di Makassar," ujarnya.

Cunding Levy-Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Masyarakat/ penduduk Irian Jaya/ Irja berteriak sambil memegang bendera Bintang kejora di depan kantor Dewan kesenian Papua/ Balai seni budaya Irian Jaya, Jayapura, 30 November 2000. [TEMPO/Rully Kesuma].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20001217-006 Satgas Papua dengan bendera bintang kejora di depan Polda Irian Jaya, menunggu Ketua Presidium Dewan Papua, Theys Hiyo Eluay yang sedang diperiksa oleh Direktorat Reserse sehubungan dengan aktivitasnya di PDP, Jayapura, Irian Jaya, 29/11/00. [TEMPO/Rully Kesuma]
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010107-029
Bendera Bintang Kejora
Satgas Papua dengan Bendera Bintang Kejora
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Terkait Larangan Merokok di Bandara, Banten Tuding DKI Caplok Wilayahnya
Keanggotaan MRP Terbentur Peraturan Daerah
Papua Siap Laksanakan Pilkada
Panitia Ad Hoc I DPD Bahas Keamanan Perbatasan Negara
Tari Kethek Ogleng dan Jathilan Terancam Gulung Punah
Bupati Belum Setujui Pembentukan Kota Cipasera
Gubernur Papua Tanyakan Besarnya Royalti PT Freeport Indonesia
Majelis Rakyat Papua Ditargetkan Selesai September
Satu Lagi Kelompok Kelli Kwalik Diburu
Polres Jayawijaya Tangkap Ajudan Kelli Kwalik
> selengkapnya...


Referensi

Keputusan Presiden RI Nomor 49 Tahun 2000 tentang Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah
Keppres RI No. 10 Tahun 2001 Tentang Pelaksanaan Otonomi Daerah Di Bidang Pertanahan
UU RI No.25 Thn.1999 Tentang Pertimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan Daerah
> selengkapnya...

Website

PapuaWeb
Departemen Dalam Negeri


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data