Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

Departemen Pertanian: Produksi Beras Cukup
Selasa, 15 Pebruari 2005 | 10:25 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Direktur Jenderal Bina Produksi Tanaman Pangan Departemen Pertanian Jafar Habsyah menegaskan, produksi beras dalam negeri masih tinggi dan mencukupi kebutuhan pangan hingga Juni mendatang.

“Belum ada ramalan yang menunjukkan akan datang musim kering,” kata Jafar kepada Tempo. Apalagi, menurut dia, Bulog juga belum mendiskusikan kekhawatiran itu dengan Departemen Pertanian.

Jafar menepis kekhawatiran Direktur Utama Perusahaan Umum Bulog Widjanarko Puspoyo bahwa Bulog tidak dapat memenuhi standar penggadaan 2.25 juta ton beras paruh kedua tahun ini, karena musim kering.

Setelah diterima Wakil Presiden Jusuf Kalla kemarin, Widjanarko mengatakan, Bulog ada kemungkinan tidak dapat memenuhi target pengadaan beras sebanyak 2,25 juta ton. Bulog ada kemungkinan hanya sanggup memenuhi stok 2 juta ton saja.

Jafar memperkirakan, pada musim panen raya yang puncaknya pada Maret hasilnya akan bagus.”Kami malah minta Bulog bersiap-siap untuk membeli beras petani,” katanya.

Berkaitan dengan rencana impor beras, Jafar kembali menegaskan, Departemen Pertanian tetap pada kebijakan tidak akan mengimpor beras hingga Juni, sesuai dengan surat keputusan Menteri Perdagangan dan Perindustrian.

Departemen Pertanian akan berupaya memenuhi kebutuhan beras dari dalam negeri. Baru setelah musim kemarau tiba, kebijakan penutupan keran impor beras itu akan ditinjau kembali.

Khairunnisa - Tempo

Dari Koleksi Foto TEMPO | Under Development
         
Petani merontokkan gabah dengan menggunakan alat perontok gabah saat panen padi di Karawang, Jawa Barat, 2000. [TEMPO/ Fernandez Hutagalung; 30D/061/200; 20000620]. Petani merontokkan gabah dengan menggunakan alat perontok gabah saat panen padi di Karawang, Jawa Barat, 2000. [TEMPO/ Fernandez Hutagalung; 30D/061/200; 20000620].
<br>
Dimuat majalah TEMPO 20010121-088
Perontokan Gabah Di Karawang
Perontokan Gabah Di Karawang
>>selengkapnya ::

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemerintah Komitmen Jadikan Pertanian Sebagai Perioritas
Pemerintah Khawatir Target Stok Beras Tahun Ini Tidak Tercukupi
Deptan Anggarkan Penjaminan Pembiayaan Syariah
KPK Teliti Laporan Penyelundupan Beras
Kemampuan Pemerintah Beli Beras Maksimal 10 persen
20 Persen Sawah di Aceh Rusak Akibat Bencana
Komoditas Pertanian Impor untuk Aceh Tetap Harus Masuk Karantina
Pengungsi di Loknga Butuh Beras
Harga Bahan Pokok Cenderung Meningkat
Pemerintah Pastikan Tidak Tambah Dana Pembelian Gabah
> selengkapnya...


Referensi

Anthrax
Flu Burung
PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
PP RI No.69 Thn.1999 Tentang Label Dan Iklan Pangan
Daerah Endemis Antrax di Indonesia
> selengkapnya...

Website

Departemen Pertanian


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< February,2005>>
MSnSl RK JS
  01 02 03 04 05
06 07 08 09 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data