Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi dan Bisnis

MISI Tolak Rencana Penerbitan Obligasi Bank Global
Jum'at, 17 Desember 2004 | 19:32 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Masyarakat Investor Sekuritas Indonesia (MISI) menolak rencana PT Bank Global Internasional Tbk. (Bank Global) menerbitkan obligasi maupun penerbitan saham baru (right issue).

Menurut Sekretaris Umum MISI Djoko Santoso Soenoe, meskipun secara administrasi hal ini diperbolehkan, tapi apa yang dilakukan manajemen Bank Global telah cukup memberi pelajaran bagi investor agar lebih berhati-hati kepada bank tersebut.

”Kami menolak rencana penambahan penerbitan obligasi atau penerbitan saham baru. Kami sarankan investor tidak melakukan investasi terhadap produk tersebut,” kata Djoko di Jakarta hari ini.

Dia juga mempertanyakan, posisi auditor Bank Global. Laporan keuangan Bank Global yang
tiba-tiba memburuk menjadi pertanyaan banyak pihak, sehingga kedudukan auditor selama ini perlu dipertanyakan.

“Tapi memang perlu dipelajari terlebih dulu, apakah memang terdapat adanya upaya kesengajaan atau menutupi data yang sebenarnya,” katanya.

Bila auditor memberikan informasi tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya, kata Djoko, maka auditor tersebut perlu dimasukkan dalam sidang kode etik auditor. Selanjutnya, perlu diambil langkah-langkah sesuai pertanggungjawaban profesi.

Sementara itu, Ketua MISI ND Murdani mempertanyakan, keterlambatan informasi yang diberikan Bank Indonesia dan Badan Pengawas Pasar Modal terhadap publik dalam kasus Bank
Global.

Menurut dia, keterlambatan ini menyebabkan kerugian investor. “Bapepam kan mendapat informasi terlebih dahulu dari BI. Bapepam seharusnya segera mengambil tindakan pencegahan, karena Bapepam kan melindungi pasar modal,” katanya.

Yuliawati - Tempo



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kementerian BUMN Pertanyakan Pengawasan BI
Telkom Kuasai Saham di Dayamitra Telekomunikasi
Astra Graphia Masuk ke Pasar Regional
Penawaran Umum WOM Finance Kelebihan Permintaan
United Tractors Bagikan Dividen
Pemerintah Belum Izinkan Garuda Refinancing Utang
Asuransi Bintang Restrukturisasi Aset
OCBC Akan Jadi Pemilik Mayoritas Bank NISP
Astra Segera Lunasi Utang Obligasi Senilai US$ 125 Juta
SCTV Akan Bangun 60 Stasiun Pemancar
> selengkapnya...


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< December,2004>>
MSnSl RK JS
   01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data