Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

Flu Burung di Indonesia Berpotensi Menular ke Manusia
Senin, 11 Oktober 2004 | 19:54 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta:Departemen Pertanian menyatakan bahwa flu burung di Indonesia berpotensi menular dari unggas ke manusia. Potensi tersebut akan terus ada terutama jika virus H5N1 ini mengalami mutasi.

"Tapi hingga saat ini belum ada orang Indonesia yang tertular," ujar Menteri Pertanian Bungaran Saragih kepada wartawan di Jakarta, Senin (11/10).

Berdasarkan hasil sementara laboratorium rujukan WHO di Hongkong, virus H5N1 yang ada di Indonesia berbeda dengan virus yang ditemukan di Vietnam dan Thailand, namun berhubungan dekat dengan virus yang berasal dari Yunan di daratan Cina.

Hasil ini belum final karena masih menunggu hasil penelitian isolat yang dikirim ke laboratorium rujukan Organisasi Hewan Dunia (OIE) di Australia dan Inggris.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar terus berhati-hati dan tidak khawatir dalam mengkonsumsi daging ayam. "Jika dimasak dengan baik, pasti aman," tambahnya.

Selain itu peternak juga harus mengikuti aturan biosecurity yang telah ada, yaitu dengan menjaga kesterilan kandang dan lingkungan sekitarnya, serta terus melakukan upaya vaksinasi.

Sebelumnya WHO menyesalkan langkah pemerintah Indonesia yang cuma sekali melakukan pemusnahan unggas dan lebih memilih vaksinasi. Bungaran bersikeras bahwa langkah ini sudah tepat. "Thailand dan Vietnam melakukan pemusnahan massal tanpa vaksinasi, tapi buktinya tetap timbul lagi," ujar Bungaran.

Dalam mengatasi wabah flu burung, pemerintah lebih memilih kebijakan vaksinasi. Selain itu juga dilakukan pemusnahan unggas dengan pemberian kompensasi secara terbatas di lingkungan peternakan yang tertular.

Mawar Kusuma - Tempo

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Menteri Pertanian Masih Temukan Beras Impor di Pasaran
Sragen Sebarkan 2,5 Juta Vaksin Flu Burung
300 Ribu Vaksin Flu Burung Disebarkan di Grobogan
WHO: Flu Burung di Indonesia Mematikan Manusia
Pemerintah Akui Flu Burung Sulit Diberantas
Sasaran Produksi Padi 2005 Sebesar 54,25 Juta Ton
Pengusaha Tolak Kenaikan Bea Masuk Buah
Menperindag Pertanyakan Rencana Ekspor Beras
Industri Agrobisnis Mengalami Krisis
Kekeringan di Banyumas Meluas
> selengkapnya...


Referensi

Anthrax
Flu Burung
PP RI No. 14 Tahun 2004 Tentang Syariat dan Tata Cara Pengalihan Perlindungan Varietas Tanaman dan Penggunaan Varietas Yang Di Lindungi Oleh Pemerintah
PP RI No. 13 Tahun 2004 Tentang Penanaman, Pendapatan dan Penggunaan Varietas Asal Untuk Pembuatan Varietas Turunan Esensial
Kepres RI No. 12 Thn.1994 Tentang Badan Pertimbangan Kesehatan Nasional
Daerah Endemis Antrax di Indonesia
> selengkapnya...

Website

Departemen Kesehatan


Komentar Anda
-
Kirim


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< October,2004>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data