Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekbis

ADB Beri Potongan Bunga Pinjaman
Rabu, 19 Mei 2004 | 19:53 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Bank Pembangunan Asia (ADB) menyetujui pemberian potongan bunga pinjaman 0,2 persen bagi negara-negara anggotanya termasuk Indonesia. "Dalam sidang kemarin hal itu sudah disepakati," kata Menteri Keuangan Boediono yang baru pulang dari Sidang Tahunan ke-37 di Pulau Jeju, Korea Selatan (15-17 Mei), Rabu (19/5). Potongan bunga mulai berlaku untuk pinjaman-pinjaman ADB mendatang.

Boediono mengaku tidak mengetahui awal ada usulan tersebut apakah dari negara anggota atau dari ADB sendiri. Dalam pidato penutupan sidang itu, Boediono menyambut baik penurunan beban bunga tersebut.

Selama ini lembaga-lembaga multilateral, termasuk ADB, yang meminjamkan dana ke Indonesia memberikan bunga bervariasi antara 0-8 persen. "Saya berharap ADB melanjutkan penurunan beban bunga pinjaman untuk negara anggotanya," kata Boediono dalam pidatonya.

Tidak ada komitmen khusus ADB kepada setiap negara anggotanya. Pertemuan itu, kata Boediono, hanya membahas kebijakan lembaga itu secara umum setelah 37 tahun ikut campur dalam penanganan ekonomi negara anggotanya.

ADB adalah lembaga donor cukup besar bagi Indonesia. Sejak 1969, lembaga itu telah mengucurkan utang US$ 18,6 miliar atau 20 persen dari total utang, untuk 268 proyek. ADB memberi kucuran utang setiap sidang tahunan Consultative Group on Indonesia.

Bagja Hidayat - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

BKPM Minta Departemen Serahkan Blue Print Perencanaan
Asosiasi Asuransi Usulkan Amandemen UU Kepailitan
Bank Permata Gembira dengan "Pinangan" BNI
Pemerintah Siapkan Penyelesaian Kasus Prudential
Pemerintah Siapkan APBN dengan Format Baru
Indonesia Bisa Kehilangan Rp. 4 Triliun Pertahun
Lima Menteri Ekonomi Dipanggil Presiden
Jepang Beri Utang Rp 8,42 Triliun
Boediono Optimis Investasi Mengalir Akhir 2004
Pemerintah Daerah Akan Diizinkan Menerbitkan Obligasi
> selengkapnya...


Referensi

Perjalanan BPPN dari Waktu ke Waktu
Status Pengutang BPPN
Profil Iwan Prawiranata
Profil Glen Yusuf
PP RI No. 12 Tahun 2004 Tentang Perubahan Atas PP No. 45 Tahun 1995 Tentang Penyelenggaraan Kegiatan Di Bidang Pasar Modal
UU No. 25 Tahun 1999 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dan daerah
UU RI nomor 24 Tahun 2002 Tentang Surat Utang Negara
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [1]
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk16 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data