Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
  Home  
  Budaya  
  Digital  
  Ekonomi  
  Internasional  
  Iptek  
  Jakarta  
  Nasional  
  Nusa  
Olahraga  
  Majalah  
  Koran  
  Pusat Data  
  Tempophoto  
  Indikator  
English
Apa Itu RSS?
   

Ekonomi Bisnis

APPI: Stok Pupuk Terbatas
Rabu, 12 Mei 2004 | 16:31 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Asosiasi Produsen Pupuk Indonesia (APPI) memperkirakan, stok pupuk yang ada di pasaran saat ini jumlahnya terbatas. "Stok pupuk pas-pasan, tidak berlebihan. Paling hanya ada sekitar 300 ribu ton," kata Ketua APPI Zaenal Soedjais di sela-sela rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR di Jakarta, Rabu (12/5).

Menurut Zaenal, kebutuhan pupuk saat ini sekitar 350-400 ribu ton. "Ini kalau mau aman untuk masa tanam saat ini," kata dia. Proyeksi kebutuhan ini, menurut dia, mampu mencukupi kebutuhan pupuk seluruh daerah di Indonesia. "Tapi ini posisi minimal kalau semua mau kebagian," kata dia.

Sementara stok yang ada sekarang --sekitar 300 ribu ton itu-- sebagian besar masih ada di pabrik. "Jumlah ini harus ditambah. Salah satunya kami akan upayakan peningkatan produksi," kata dia. Sebab, bila nanti sampai ada daerah yang kosong persediaan pupuknya, jelas dia, bisa memberi kesan bahwa kelangkaan pupuk memang terjadi.

Saat ini, stok pupuk yang ada di pabrik akan dibawa ke daerah-daerah, dan disebarkan ke lini II-III. "Jadi kalau ada permintaan bisa cepat disebarkan ke desa-desa dan kecamatan-kecamatan," kata dia. Sementara kalau masih tersimpan di pabrik, membutuhkan waktu lama untuk menyuplai kebutuhan pupuk. "Butuh waktu lima hari sampai satu minggu untuk mengantarkan kebutuhan pupuk ke desa-desa yang membutuhkan," kata dia.

Anastasya Andriarti - Tempo News Room

INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

2005, Pemerintah Targetkan Produksi Padi 53 Juta Ton
Produk Pertanian Surplus, Produk Pangan Defisit
Thailand Minta Bantuan Indonesia
Tahun 2004, PTPN III Targetkan Penjualan Rp 1,8 Triliun
Harga Pupuk Naik, Petani Mengeluh
Ekonomi Masa Depan Harus Fokus pada Pertanian
Megawati Resmikan Irigasi Komering dan Panen Raya
Presiden Tandai Panen Raya
Presiden Mulai Panen Raya di Jawa Barat
Indonesia Perlu Andalkan Agribisnis Berbasis Teknologi
> selengkapnya...


Referensi

Kepres RI No. 34 Thn.2003 Tentang Kebijakan Nasional Di bidang Pertanahan

Komentar Anda
-
Kirim
-
Baca [2]


Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< May,2004>>
MSnSl RK JS
      01
02 03 04 05 06 07 08
09 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30 31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data