|
Ekonomi Bisnis
Dirut BRI: Perbankan Komit Bantu Usaha Kecil
28 April 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Keberpihakan perbankan Indonesia terhadap pengembangan Usaha Mikro, Kecil, Menengah, dan Koperasi (UMKMK) masih tinggi. Apalagi, era pengembangan ekonomi ke depan penguatannya bertumpu pada pengusaha mikro.
Hal ini diungkapkan Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia, Rudjito, di Jakarta, Rabu (28/4). Menurutnya, masing-masing perbankan memiliki strategi sendiri, namun tetap peduli pada pengembangan usaha kecil.
“Ekspansi kredit BRI di UMKMK ditargetkan 8 persen. Tapi, di luar itu masih ada yang lain,” kata Rudjito. Total seluruh alokasi kredit di sektor ini, menurutnya, sekitar 10 persen, naik dibanding tahun lalu sekitar 8,5 persen. Pembagiannya tahun lalu untuk UMKMK 7,5 persen dan sisanya 1 persen untuk pengusaha menengah ke atas.
Menurut Rudjito, realisasi alokasi kredit UMKMK secara nasional yang menurun berdasarkan data Bank Indonesia merupakan gambaran realisasi pengaruh tahun lalu. Menurut BI, porsi kredit untuk UMKMK dari Rp 42 triliun turun menjadi Rp 38 triliun.
“Realisasi tahun lalu memang menurun 60 persen,” kata Rudjito. Menurutnya, ada beberapa penyebab hal tersebut, di antaranya kemungkinan besar semua bank tidak siap untuk menyediakan pendanaan bagi peningkatan kinerja pengusaha kecil.
“Bank juga perlu melakukan penyesuaian-penyesusaian seperti melihat apakah usaha kecil tersebut bankable,” ujar Rudjito. Menurutnya, target pengucuran dana Rp 38 triliun itu adalah target realistis yang bisa dicapai masing-masing bank.
“Jangan lupa bank-bank yang ada di tahun 2004 dalam tahap konsolidasi karena banyak pergantian pemilik,” kata Rudjito. "Berganti pemilik berarti juga ganti strategi. Ini mempengaruhi realisasi pengucuran kredit bagi usaha kecil."
Anastasya - Tempo News Room
|