|
Ekonomi Bisnis
Deptan: Perlu Dibentuk Dewan Ayam
28 April 2004
TEMPO Interaktif, Jakarta:Untuk melindungi peternak unggas dari keterpurukan, menurut Direktur Pengolahan dan Pemasaran Peternakan Rismansyah, pemerintah perlu segera membentuk Dewan Ayam (Chicken Board).
“Ke depan sebenarnya dewan ayam ini sangat diperlukan,” ujarnya saat bertemu dengan ratusan peternak unggas yang melakukan demo menuntut turunnya harga pakan di Departemen Pertanian Jakarta, Rabu (28/4).
Dengan adanya Dewan Ayam, diharapkan dapat memudahkan pengaturan pertemuan antara seluruh stake holder peternakan, sehingga dapat dilakukan pembicaraan untuk membahas penetapan harga ayam. Selain itu, pemerintah juga harus melakukan penetapan harga dasar ayam. “Seperti yang dilakukan Cina dan Malaysia,” ujar Rismansyah.
Menanggapi tuntutan para demonstran di Departemen Pertanian Jakarta terkait harga pakan yang terus melambung, Rismansyah mengatakan minggu depan pihaknya akan mengadakan pertemuan untuk membahas kenaikan harga pakan ini.
Pertemuan itu rencananya akan dihadiri perwakilan peternak, breeder, dan pengusaha pakan ternak. Diharapkan dengan pertemuan itu dapat menghasilkan jalan keluar bagi masalah yang sedang dihadapi peternak.
Sementara, menurut Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Pakan Ternak, Fenni Firman Gunadi, kenaikan pakan ternak lebih disebabkan karena naiknya harga bahan baku. Dia mencontohkan, untuk bahan baku yang berasal dari jagung mengalami peningkatan dari Rp 1.100 per kilogram menjadi Rp 1.300 per kilogram. Sementara, bungkil kedelai meningkat dari US$ 310 per ton menjadi US$ 390 perton, demikian juga dengan meat boil meal (MBM) mengalami kenaikan dari US$ 300 per ton menjadi US$ 405 per ton.
Mawar Kusuma - Tempo News Room
|