Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Pemerintah Tutup Investasi Pabrik Gula Rafinasi
Senin, 15 September 2008 | 18:33 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pemerintah menutup keran investasi pabrik gula rafinasi. Direktur Jenderal Industri Agrokimia Departemen Perindustrian, Benny Wahyudi, mengatakan ketentuan ini  diajukan dalam Rancangan Undang-Undang daftar negatif investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Menurut Benny, sejak 2004 telah memprediksi kelebihan stok gula rafinasi di pasaran. Pada tahun itu juga pemerintah mengajukan penutupan investasi pabrik gula rafinasi. Namun, sebelum 2004, kata dia, ada tiga pengajuan investasi pabrik gula rafinasi. "Mereka sudah izin namun belum berproduksi," ujarnya.

Dia menambahkan,  yang menjadi masalah adalah investasi pabrik PT Sugar Labinta di Lampung dan PT Makasar Tene di Makasar telah berjalan 80 persen. Pemerintah akan mempertimbangkan kembali kelanjutan pembangunan pabrik tersebut. "Namun akan sulit menghentikan kegiatan mereka karena investasinya sudah lebih dari setengah," kata dia.

Sedangkan untuk PT Duta Sugar, kata dia, ada kemungkinan izinnya dicabut. Karena nilai investasinya baru 20 persen.  Saat in, Indonesia memiliki lima pabrik gula rafinasi yang memasok 80 industri makanan-minuman. Jumlah pabrik yang akan menjadi tujuh buah itu, kata Benny, tidak akan menjadi masalah bila mampu mengolah gula kasar lokal menjadi gula rafinasi.

Cornila Desyana

Dari Arsip Majalah TEMPO
Bisnis Sepekan | 07 Maret 2005
Bisnis Sepekan | 07 Pebruari 2005
Dana Murah Anggaran | 24 Januari 2005
Tak Ada Kesempatan Kedua | 24 Januari 2005
Bukti, Bukan Hanya Berita | 24 Januari 2005
Berharap dengan Janji dan Optimisme | 24 Januari 2005
BISNIS SEPEKAN | 08 Desember 1998
Catatan Hitam buat Jamsostek | 03 Januari 2005
Kisruh Aturan Modal Asing  | 24 Mei 1999
Terperosok di Negeri Singa | 13 Desember 2004
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kewajiban Setor Modal PT Tak Akan Dikurangi
Bank Dunia: Daya Saing Indonesia Menurun  
IFC Siap Gelontorkan US$ 700 Juta
Investasi Timur Tengah Ditargetkan US$ 90 Miliar
General Motors Akan Aktifkan Pabriknya di Indonesia  
Bakrie Garap Lampung
Rakyat Papua Minta MoU Langsung dengan Binladin Grup
HIPMI Pikat Pemodal Asing
Ribuan Peraturan Daerah Bebani Pebisnis
Deutsche Bank : Investasi Komoditi dan Agrikultur Menjanjikan
> selengkapnya...

Referensi

PP RI No. 3 Tahun 2004 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara RI Ke Dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan ( Persero ) PT. Rajawali Nusantara Indonesia
Kepres RI No. 87 Thn.2003 Tentang Tim Nasional Peningkatan Ekspor Dan Peningkatan Investasi
UU RI No. 25 Tahun 2000 Tentang Program Pembangunan Nasional ( Propenas ) Tahun 2000-2004
Realisasi Investasi
> selengkapnya...

Website

Departemen Keuangan
Bursa Efek Surabaya

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135589 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data