|
Polisi Kawal Pemudik secara Estafet
Senin, 15 September 2008 | 17:58 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta: Menjelang hari raya Idul Fitri, Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya akan menerapkan sistem pengawalan estafet untuk pemudik berkendaraan pribadi.
"Pertama, estafet dimulai oleh kami, Polda Metro. Nanti kemudian dilanjutkan oleh PJR (Patroli Jalan Raya) Polda lain secara berurutan dari Jakarta hingga Jawa Timur." kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Condro Kirono, Senin (15/9).
Ia menambahkan, pengawalan estafet itu dilakukan bersamaan dengan gelar Operasi Ketupat, yang dimulai sepekan sebelum lebaran. Selain pengawalan, polisi akan mendirikan pos-pos pengamanan statis maupun patroli dinamis pada lokasi yang dilalui pemudik. "Jumlahnya pos maupun patroli lalu lintas masih kami perhitungkan." ujar Condro.
Agar perjalanan mudik aman, Condro menegaskan akan memberlakukan aturan 2 pengendara maksimal untuk sepeda motor. Selain itu, anak-anak pun dilarang ikut berboncengan. "Itu berbahaya. Aturannya jelas kok, pengendara sepeda motor itu maksimal 2 orang. Jika lebih akan kami tindak," ujarnya tegas.
Sementara itu Kapolda Metro Jaya Inspektur Jendral Adang Firman mengatakan pihaknya menyiapkan dua pertiga kekuatan atau setara 18 ribu personil untuk pengamanan lebaran mendatang. "Ramadhan ini saja kami kerahkan sepertiga kekuatan atau 9 ribu personil. Salah satunya untuk operasi sahur," ujarnya.
FERY FIRMANSYAH
INDEKS BERITA LAINNYA :
|