Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Mulai Besok Cikampek-Losari Empat Lajur
Senin, 15 September 2008 | 17:13 WIB

TEMPO Interaktif ,  Cirebon: Seluruh ruas jalur pantai utara, mulai dari Cikampek hingga Losari akan dibuka 4 lajur mulai besok. Sejumlah perbaikan ditargetkan selesai paling lambat besok pagi.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Wilayah IV, Purnomo, saat dikonfirmasi melalui telepon. Saat ini masih ada perbaikan jalan tepatnya di Desa Melakasari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon. Namun menurut Purnomo ditargetkan perbaikan jalan sepanjang lebih kurang 500 meter ini akan selesai besok pagi.

Sedangkan perbaikan jalan sepanjang lebih kurang 1,8 kilometer di Patokbeusi, Sukamandi, Kabupaten Subang menurut Purnomo ditargetkan selesai malam ini. Untuk perbaikan jalan sepanjang 3,7 kilometer mulai dari Kanci-Gebang saat ini sudah selesai dan sudah bisa digunakan. "Dengan demikian, besok sepanjang pantura mulai Cikampek hingga Losari sudah bisa dipakai 4 lajur tanpa perbaikan jalan lagi," katanya.

Seluruh perbaikan jalan sesuai dengan kontrak yang telah ditandatangani akan kembali dikerjakan usai lebaran mendatang. Perbaikan jembatan pun semua sudah selesai. Berdasarkan pantauan sebelumnya ada dua jembatan yang masih dalam perbaikan yaitu jembatan di Desa Kedung Jaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon dan jembatan di Desa Pangarengan, Kecamatan Pangenan, Kabuapten Cirebon. Saat ini kedua jembatan tersebut sudah dibuka dan sudah bisa dipakai sehingga arus lalul lintas tidak tersendat.

Sementara itu berdasarkan pantauan, sekalipun jalan sudah relatif mulus, tetapi separator atau pembatas jalan masih terlihat berantakan. Di sepanjang Kecamatan Pangenan misalnya, ketinggian separator nyaris sama dengan jalan baru yang dibuat. Sedangkan di sepanjang Kecamatan Gebang, balok-balok separator terlihat berantakan dan diletakkan di tengah jalan.

Pejabat Pembuat Komitmen Bagian Proyek Jatibarang-Palimanan-Cirebon-Losari, Panahatan Marbaung, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa separator tersebut akan segera dirapihkan. "Untuk yang ketinggiannya nyaris sama dengan jalan akan dibuatkan barrier, atau pembatas jalan," katanya.

Perbaikan separator menurut Panahatan baru akan dikerjakan jika arah sebaliknya yaitu dari timur ke barat atau dari Jawa ke Jakarta juga dikerjakan. "Aturannya memang seperti itu, semua selesai dikerjakan baru separator ikut diperbaiki," katanya.

Perbaikan di jalur Pantura, lanjut Panahatan dinilai sudah maksimal. Sebab mereka baru mengerjakan proyek tersebut selama 3 bulan. "Tanda tangan kontrak sekitar Juni. Jadi baru tiga bulan kami mengerjakannya," tuturnya.

Padahal masa kontrak mereka selama 14 bulan dengan nilai Rp 51 miliar. "Sehingga hasil selama 3 bulan ini sudah benar-benar maksimal," katanya. Perbaikan jalan, termasuk separatornya menurut Panahatan akan dikerjakan usai lebaran.

Untuk jalur alternatif Cikamurang yang menghubungikan Kabupaten Indramayu-Subang-Sumedang justru masih terlihat berantakan. ini dikarenakan jalur sepanjang lebih kurang 2,4 kilometer trsebut sebenarnya masih dalam proses pengecoran, tapi ditinggalkan begitu saja. Sehingga menimbulkan perbedaan ketinggian jalan sepanjang lebih kurang 40 cm yang bisa membahayakan pengguna jalan. Selain itu, sepanjang jalur itu pun minim rambu-rambu penunjuk arah. Padahal direncanakan jalur Cikamurang akan digunakan sebagai jalur alternatif jika terjadi kepadatan di jalur pantura.

Ivansyah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Mudik-Lebaran  | 19 Januari 1999
Mengejar Tiket Impian | 15 November 2004
Pelayanan Mudik Belum Memuaskan  | 08 Desember 2003
Surat Pembaca | 01 Desember 2003
Iming-iming Kurang Menggiurkan  | 01 Desember 2003
Tunda Mudik  | 24 November 2003
Dan pembantu pulang mudik ... | 29 September 1979
Yang mudik menjelang lebaran | 16 Juli 1983
Maut Lebaran Sepanjang Jalan | 29 Juni 1985
Kemacetan lalu lintas: budayakan antre | 29 Juni 1991
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pelabuhan 35 Ilir Palembang Siapkan Lima Kapal
Pemudik Sedikit, Pengusaha Kapal Mengeluh
Purwakarta Akan Jadi Fokus Pengamanan
859 Bus Cadangan Untuk Antisipasi Lonjakan Pemudik
Arus Lalu Lintas Ke Merak Meningkat
Kereta Api Tambah Penjaga Pintu Perlintasan
Pemerintah Akan Sisir Seluruh Lintasan Kereta Mudik
Perbaikan Jalur Alternatif di Jawa Barat Belum Selesai
Arus Mudik Diperkirakan Meningkat H – 7
Jalur Mudik Pantura Belum Dilengkapi Median
> selengkapnya...

Referensi

Mudik Lewat Jalur Alternatif
Laporan Khusus Mudik Lebaran 2004
Pasar Tumpah di Hari Pasaran Menjelang Lebaran
Kondisi Jalur Mudik di Sumatera
Persiapan BBM Di Jalur Mudik
Yang Dilarang Menjelang Lebaran

Website

Departemen Perhubungan dan Telekomunikasi
PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni)
PT Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP)
PT Garuda Indonesia
Website Arus Mudik Polda Jawa Tengah
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135571 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data