Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Australia Kirim Bantuan Lima Warga Negaranya
Senin, 15 September 2008 | 15:50 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Menteri Luar Negeri Hasan Wirajuda menyatakan pihak Kedutaaan Besar Australia sudah minta ijin untuk mengecek lima warga negara Australia yang memasuki wilayah Merauke tanpa dokumen.

"Kedubes Australia baru minta ijin supaya stafnya berangkat ke sana, sesuai konvensi Internasional kita harus beri ijin untuk pendamping dan penerjemah," kata Hasan di Kantor Presiden Senin (15/9).

Saat ini, ujar Hassan pihak Kepolisian sedang menyelidiki apakah ada motif lain dari pendaratan darurat tersebut. Pihak lain seperi Departemen Perhubungan dan Imigrasi juga akan dilibatkan jika ada kaitannya dengan pelanggaran wilayah udara dan keimigrasian. "Saya tidak mau berspekulasi, tergantung penyelidikan, yang perlu dipastikan adalah ada tidak faktor pendaratan darurat itu," kata Hasan.

Pihak Kedubes juga diberi kesempatan untuk menemani warganya dalam proses penyelidikan ini. "Kesimpulan awalnya adalah mendarat tanpa ijin, itu pasti, karena itu memang tidak ada ijinnya, walaupun menjelang pendaratan," kata Hasan.

Menurut Hasan, masih perlu dikonfirmasi karena biasanya ijin itu diberikan terlebih dahulu sebelum menuju, bukan menjelang pendaratan baru minta ijin. "Dalam artian, mereka juga tahu, reaksi awalnya adalah ini kebodohan, tindakan bodoh. Tapi dari segi prosedur diplomatik jika ada warga asing diduga terkait dengan pelanggaran hukum setempat maka kedutaan biasanya juga mengirim orang untuk mendampingi ," kata dia.

Anton Aprianto

Dari Arsip Majalah TEMPO
Jangan Biarkan Dwikarna Merana  | 29 Juli 2002
Harapan yang Kandas  | 29 Desember 2003


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Lima WNI Ditahan Imigrasi AS
Tiga WNA Diperiksa Imigrasi Denpasar
Tak Punya Izin Kerja, 3 WNA diperiksa Imigrasi
Gunakan Paspor Palsu, Imigrasi Denpasar Tahan Dua Warga Afghanistan
Polisi Tangkap Empat Imigran Gelap Pakistan
William Nessen Dideportasi
13 WNA di Ambon Ditahan
Imigrasi Tahan Bekas Pilot Amerika
Lumpur Gas Ancam Desa Barambai, Barito Kuala
Taman Nasional Lauser Akan Dihutankan Kembali
> selengkapnya...

Website

Kepolisian Negara Republik Indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135545 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data