|
Afrika Selatan Tegaskan Komitmen Gelar Piala Dunia
Senin, 15 September 2008 | 15:04 WIB
TEMPO Interaktif, Pretoria: Presiden Afrika Selatan Thabo Mbeki menegaskan bahwa negaranya siap menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010 siapapun kepala negaranya. Mbeki menilai perubahan politik di Afrika Selatan tidak akan mengubah komitmen mereka dengan FIFA.
Mbeki mengakhiri masa jabatan kedua dan terakhir sebagai presiden tahun depan. Pemilihan umum untuk memilih presiden baru juga digelar tahun depan. Namun, perselisihan politik antara Mbeki dengan Jacob Zuma telah memicu ketidakpastian politik di Afrika Selatan.
"Tidak peduli apa yang terjadi, apakah terjadi perubahan politik, negara ini akan memenuhi komitmennya pada FIFA untuk memastikan Piala Dunia 2010 berlangsung sangat sukses," ujar Mbeki, Minggu waktu setempat.
Pernyataan tersebut diungkapkan Mbeki usai bertemu dengan Presiden FIFA Sepp Blatter yang melakukan peninjauan kesiapan Afrika Selatan. Blatter juga dijadwalkan bertemu Zuma dan mantan Presiden Nelson Mandela.
Mbeki mengatakan, dirinya optimistis bisa meyakinkan Blatter bahwa persiapan berjalan lancar. "Saya telah memastikan Presiden Blatter bahwa negara ini, pemerintah, kami semua sangat berkomitmen untuk membuat turnamen tersebut sukses dan tetap digelar di Afrika," tegas Mbeki.
Persiapan Piala Dunia 2010 sempat diwarnai penundaan pembangunan stadion, kekhawatiran masalah keamanan, masalah transportasi, dan kemungkinan terjadinya mati lampu saat pertandingan. Itu memicu wacana agar Piala Dunia 2010 dipindah dari Afrika Selatan.
Akan tetapi, Blatter menolak pemindahan Piala Dunia 2010. "Rencana B adalah Afrika Selatan. Rencana C juga Afrika Selatan," kata Blatter. AP| Kodrat Setiawan
INDEKS BERITA LAINNYA :
|