Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Dana Seret, Sriwijaya FC Minta Bantuan Kepala Daerah
Senin, 15 September 2008 | 13:57 WIB

TEMPO Interaktif, Palembang: Pengurus Sriwijaya FC bergerak cepat untuk mencari bantuan terkait krisis keuangan yang mendera klub "Wong Kito" ini. Salah satunya dengan meminta bantuan para bupati dan wali kota se-Sumatera Selatan.

Menurut Ketua Harian Yayasan SFC, Budi Rahardjo, untuk dana operasional dalam mengikuti Indonesia Super League hingga Desember paling tidak dibutuhkan dana sebesar Rp 11,5 miliar.

Namun, kebutuhan paling mendesak adalah dana sekitar Rp 600 juta untuk laga tandang SFC ke Sidoarjo pada 21 September 2008, Makasar (26/9), Semarang (6/10), dan Bandung (9/10).

“Makanya kita juga meminta bantuan kepala daerah baik bupati dan wali kota. Saat ini baru Ogan Komering Ulu Timur dan Musi Rawas yang sudah menyatakan kesediannya. Sembilan lainnya baru menyatakan kesedian,” katanya.

Sementara Kota Palembang, Banyuasin, dan Musi Banyuasin tidak dimintai karena ketiganya mempunyai tanggung jawab untuk menghidupi klubnya masing-masing yang juga sedang belaga di Divisi I dan II. “Kepala daerah yang hendak menyumbang jangan takut dikorupsi karena dana itu akan diawasi oleh auditor independen,” katanya.

Selain bupati dan wali kota, pengurus juga mengajak BUMD, BUMN di Sum-Sel untuk berpartisipasi, termasuk perusahaan-perusahaan swasta yang menggunakan hasil bumi Sum-Sel, seperti perusahaan pupuk, batubara, perkebunan, dan minyak.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sumsel Elianuddin meminta pengurus juga lebih kreatif dengan melakukan berbagai cara, seperti mencetuskan gerakan satu juta pencinta bola dengan menyumbang Rp 10 ribu per orang untuk disumbangkan bagi klub yang sudah mengharumkan nama daerah ini.

Sebab, kalau mau mengandalkan anggaran DPRD lagi jelas tidak mungkin, sebab untuk tahun ini saja anggaran dari dewan untuk klub bola ini sudah habis. “Kita tidak mungkin lagi menganggarkan karena memang sudah tidak ada dana untuk SFC,” katanya.

Selain itu, ia juga menyatakan keheranannya, sebab sebagai pemegang gelar ganda semestinya banyak sponsor yang ingin berpartisipasi dalam mendanai SFC.

Pada musim kompetisi tahun lalu, SFC sukses merebut gelar Liga Super Indonesia dan Copa Djie Sam Soe.

Arif Ardiansyah


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Resmi, Elie Aiboy ke PSMS Medan
Seminggu, Waktu bagi Penyerang Kroasia
Persebaya Pesta Gol atas Persema, 6-1
Persik Minta Pemain Tak Terpengaruh Kasus Bunuh Diri
Penyerang Kroasia Mulai Berlatih di Persiba
Jelang Independence Cup, Cedera Hantui Timnas
Lagi, Jadwal Liga Super Berubah
Pemain Baru dari Kroasia Belum Bisa Perkuat Persiba
Persiba Pecat Striker Bulgaria
Raja Isa Menanti Takdir
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135515 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data