Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Tak Ada Pemadaman Listrik Hingga Lebaran
Senin, 15 September 2008 | 10:58 WIB

TEMPO Interaktif ,  Yogyakarta: Pelanggan listrik diharapkan mengurangi 50 watt pemakaian rutin, maka Perusahaan Listrik Negara Area Pelayanan Jaringan Yogyakarta menjamin tidak ada pemadaman listrik hingga lebaran nanti.

“Jaminan PLN ini juga harus diimbangi oleh para pelanggan untuk mengurangi 50 watt pemakaian rutin secara serentak,” kata Reffy Sangi, Ahli Madya Hukum dan Humas Area Pelayanan Jaringan Yogyakarta, Senin (15/9).

Selain itu, usaha untuk tidak memadamkan listrik seperti yang sudah terjadwal sebelumnya dengan menunda pemeliharaan rutin yang sering dilakukan perusahaan listrik. Pemeliharan tersebut sebenarnya untuk menjaga kestabilan jaringan dan antisipasi kerusakan. Namun jika pemeliharaan dilakukan maka harus mematikan sebagian daerah yang terdampak oleh jaringan tersebut.

“Karena kegiatan malam pada bulan puasa ini sangat padat, otomatis penggunaan listrik juga sangat tinggi, makanya kita berusaha tidak memadamkan listrik,” kata Reffy. Menurut dia, ketika terjadi pemadaman di bebarapa wilayah beberapa hari yang lalu diakibatkan oleh devisitnya daya listrik interkoneksi Jawa-Bali sebesar 21 megawatt. Pasalnya ada kerusakan pada gardu listrik di Tasikmalaya, Jawa Barat.

“Jika terjadi kerusakan di luar kontrol di Yogyakarta, maka dengan terpaksa harus ada yang dipadamkan,” kata Reffy.

Selain itu, Reffy menghimbau kepada pelanggan listrik untuk memakai lampu hemat energi. Sebanyak 90 persen dari 752 ribu pelanggan di Yogyakarta adalah rumah tangga. Penghematan daya listrik juga bisa dilakukan dengan mengganti lampu pijar dengan lampu hemat energi. Lampu neon delapan watt, misalnya, nyalanya setara lampu pijar 40 watt, dan menghemat listrik hingga lima kali lipat.

“Memang secara individual tergolong sedikit pengurutan dayanya, namun jika diakumulasian jadi banyak,” kata Reffy.

Muh Syaifullah

Dari Arsip Majalah TEMPO
Surat Pembaca | 11 April 2005
Ramai Kaget Tagihan Naik | 17 Januari 2005
Belum Rugi, Hanya Ragu | 20 Desember 2004
Waswas Tercekik di Tangan Swasta | 20 Desember 2004
Buang Jauh Mimpi itu | 20 Desember 2004
Buah Kekalahan Pertamina | 20 Desember 2004
Rp 157 Miliar Akibat Listrik Padam  | 24 Mei 1999
Asal Tak ke Jenewa  | 24 Mei 1999
Wajah PLN Setelah Dipermak Nanti  | 04 Mei 1999
Habis PLN Terbitlah Bursa Listrik  | 04 Mei 1999
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Kabel Dipotong Pencuri, PJU Tangerang Banyak yang Mati
Habis Puasa, Listrik di Pemukiman Padat Dirazia
Harga Listrik Tanjung Jati di Atas US$ 4,3 Sen
BP Solar Jual Pembangkit Tenaga Surya
Sanksi Pemutusan Listrik Mal Dihapuskan
PLN-Pengusaha Jawa Tengah Sepakat Ubah Jam Kerja
PLN Uji Coba Lampu Hemat Energi di Kudus
PLN Akui Pernah Gunakan Batu Bara di Bawah Standar
Pemadaman Listrik di Jakarta Barat Ditunda
Industri Tekstil Tak Kena SKB Pemindahan Hari Kerja
> selengkapnya...

Referensi

Hemat Energi Versi PLN
UU RI nomor 20 Tahun 2002 Tentang Ketenagalistrikan

Website

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral
PT PLN (Persero)

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk135464 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< September,2008>>
MSnSl RK JS
 01 02 03 04 05 06
07 08 09 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29 30




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data