Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Ragam Keindahan dalam Jakarta Fashion Week 2008
Kamis, 28 Agustus 2008 | 10:16 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta: Pekan lalu, geliat industri kreatif bidang mode meruyak lewat Jakarta Fashion Week 2008 (JFW). Peragaan terbesar di Ibu Kota itu digelar di Pacific Place, kawasan niaga Sudirman, Jakarta. Acara ini diselenggarakan oleh Femina Group bekerja sama dengan Dinas Pariwisata Provinsi DKI Jakarta, berlangsung pada 20-23 Agustus.

"Ini simbol kebanggaan masyarakat Jakarta. Kalau Milan, Paris, New York, dan London menjadi kiblatnya kota mode. Melalui acara ini, Jakarta pun bisa menjadi kiblat serta tolok ukur yang patut diperhatikan. Setidaknya, untuk Tanah Air dan mancanegara," kata Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, yang membuka acara itu pada Rabu pekan lalu.

Sebanyak 43 desainer Indonesia dan 4 perancang Australia bersinergi memamerkan keindahan karya mereka. Kali ini JFW melibatkan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), perancang muda independen, dan perancang aksesori.

Menurut Svida Alsyahbana, Chief Operating Officer Femina Group, ajang ini untuk menggeliatkan industri kreatif, terutama fashion Indonesia pada tingkat lokal, nasional, dan internasional. "Di beberapa negara industri kreatif, bidang fashion, terbukti menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat dan bernilai positif," tuturnya.

Adapun Ketua Dewan Pengurus IPMI Des Sjamsidar Isa dan Ketua APPMI Taruna K. Kusmayadi menyambut baik ajang ini karena memiliki nilai positif, tidak hanya mengangkat kreativitas anak bangsa semata.

Di mata para perancang, ajang ini tidak hanya sebagai kebanggaan, tapi juga menjadi tolok ukur sejauh mana karya mereka bisa diterima masyarakat. "Saatnya untuk unjuk kebolehan, termasuk menyajikan karya dalam nuansa kombinasi tradisional modern," kata Era M. Saukamto. Dia mengusung tema "Contemporary".

Kali ini Era memakai penyanyi Alena sebagai ikon rancangannya. Inspirasi temanya menyajikan keindahan batik sebagai kekayaan dan gaya tradisional bangsa. Dia merancangnya menjadi aneka gaun dan busana siap pakai yang menawan, modis, dan modern. "Saya pilih dia karena mewakili figur artis yang multitalenta. Sangat cocok dengan gaya kontemporer yang tak hanya menampilkan sesuatu nan cantik secara kasatmata, tapi juga dari dalam," ungkap pemilik label Urban Crew itu kepada Tempo.

Tema "Moslem Wear" disajikan perancang yang piawai dengan busana muslim, seperti Anne Rufaidah, Hannie Hananto, Jeanny Tjahyawati, Monika Jufry, Fenny Mustafa, dan Merry Pramono. "Ini momentum tepat karena sebentar lagi Ramadan. Kali ini saya sajikan busana muslim yang penuh gaya serta sangat pas menyambut bulan suci," ujar Anne Rufaidah.

Desainer asal Australia, Jayson Brundson dan Eileen Kirby, senang ikut ambil bagian dalam ajang ini. Karya mereka pada hari terakhir disambut masyarakat yang hadir di panggung catwalk. "Well, kami gembira menyaksikan geliat industri fashion Indonesia. Jadi, kami mendukung kegiatan yang nuansanya setara dengan ajang fashion week di Singapura, Selandia Baru, bahkan Hong Kong," tutur Brundson.

Hadriani P



INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pesona Batik Keraton nan Elegan
Gemerlap Jakarta Fashion Week 2008
Busana Untuk Para Traveler
Keindahan Musim Panas
Kala Jember Berpesta Jalanan
Aura Kesegaran Musim Panas
Karnaval Fasion ala Jember

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk132650 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data