Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Pertamina Independence Cup 2008

Libya Yakin Bertemu Indonesia dalam 'Final Impian'  
Selasa, 26 Agustus 2008 | 10:04 WIB

TEMPO Interaktif, Jakarta : Skenario final yang mempertemukan Indonesia A melawan Libya dalam final Piala Kemerdekaan atau Pertamina Independence Cup 2008 tampaknya hampir mendekati kenyataan.

 

-- @page { size: 21cm 29.7cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } -->

 

 

Pertemuan kedua tim favorit juara itu di babak semifinal tidak akan terjadi setelah Tim Indonesia A tampil sebagai juara Grup B, setelah menghancurkan Myanmar 4-0 dalam laga terakhir grup di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam (25/8).

Kemenangan Indonesia itu sudah diramalkan Pelatih Libya Gamal Adeen Abu-Nowara sebelum duel itu berlangsung. “Saya melihat Indonesia akan melaju ke final. Sejauh ini, Indonesia A adalah tim terbaik dalam turnamen ini. Saya sangat senang jika bertemu Indonesia A di final,” ujar Abu-Nowara, seperti yang dikutip dari situs resmi PSSI.

Namun, bukan berarti kedua tim bisa melenggang mudah ke laga puncak yang akan digelar pada 29 Agustus mendatang. Tim Indonesia A harus berjibaku dulu melawan adik-adik mereka, Indonesia B, yang berisikan pemain-pemain U-21. Sedangkan Libya harus ekstra hati-hati menghadapi tantangan Myanmar.


Peringatan itu meluncur dari mulut Bambang Nurdiansyah dan Marcos Antonio Falopa, arsitek Tim Indonesia B dan Myanmar. ”Saya akan meminta pemain tampil habis-habisan. Hanya dengan begitu mereka akan mendapat sesuatu dari turnamen ini. Saya juga berharap Tim Senior tampil serius agar pertandingan jadi menarik dan kedua tim sama-sama mendapat pengalaman,” ujar Bambang.

Adapun Marcos, kendati optimistis, namun dia lebih memilih untuk merendah. ”Kami akan berusaha bermain lebih baik lagi di semifinal. Peluang kami dan Libya sama, 50-50. Kami tetap optimis melaju ke final,” ujar Falopa yang berpaspor Brasil.


BOBBY CHANDRA

Dari Arsip Majalah TEMPO
Cemerlang di Tengah Persaingan | 11 April 2005
Hijaunya Rumput Tetangga | 04 April 2005
Yang Dipuja di Negeri Orang | 04 April 2005
Para Maestro di Pinggir Lapangan | 28 Pebruari 2005
Inspirasi Darah Muda | 21 Pebruari 2005
Menempel Sang Idola | 14 Pebruari 2005
Yang Cemerlang di Bawah Gawang | 14 Pebruari 2005
Impian Freddy Adu | 07 Pebruari 2005
Berburu Bocah-bocah Ajaib | 07 Pebruari 2005
Nostalgia Siswono  | 22 Desember 1998
>>selengkapnya ::


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Pemain Persik Kediri Jangan Terpengaruh Kasus Bunuh Diri
Indonesian Gilas Kamboja
Bosnich Kembali Merumput
Henry Kapten Les Blues
Cedera, Ibra Absen Hadapi Prancis
Arema Menang di Kandang
Malam Ini, Arema Ingin Menebus Kesialan di Kandang
Robinho Ingin Pindah ke Chelsea, Real Menolak
Hujan Gol
Upaya Menghindari Tim Samba
> selengkapnya...

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk132326 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data