Search  
 
| Advance search | Registration | About us | Careers
[an error occurred while processing this directive]
   

Catur Malaysia Open 2008

Irene Sabet Gelar 'Pecatur Wanita Terbaik'  
Minggu, 24 Agustus 2008 | 20:29 WIB

TEMPO Interaktif, Kuala Lumpur Pecatur putri Indonesia MIW Irene Kharisma Sukandar memberikan kado manis untuk HUT Kemerdekaan RI ke-63 setelah menyabet gelar "Pemain Wanita Terbaik” dalam turnamen catur Malaysia Open  di Cititel Hotel, Mid Valley, Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (24/8) sore .

Pada babak ke-11, atau babak terakhir, ia mencetak kemenangan atas MF Igor Goldenberg dari Australia. “Sempurna, sempurna sudah,” kata Ketua Harian PB Percasi Eka Putra Wirya yang menyaksikan permainan Irene dari pinggir lapangan. Hasil tersebut bukan cuma menggenapkan norma GMW-nya dalam 11 babak, tetapi 7,5 angka yang diraih Irene setengah angka melampaui persyaratan karena dengan rating rata-rata lawannya yang 2327, ia hanya membutuhkan tujuh angka saja.

Lebih dari itu, prestasi itu juga menjadikan Irene yang memiliki rating 2262 dianugerahi predikat Pemain Wanita Terbaik membawahi tiga pecatur bergelar GMW yang ikut ambil bagian, yaitu GMW Li Ruofan (2425, Singapura), GMW Gu Xiaobing (2286, Cina), dan GMW Eesha Karavade (2297, India). Dua nama pertama merebut 6,5 angka, sedang nama terakhir 6 angka. Atas keberhasilan merebut gelar pemain terbaik itu, Irene diganjar 500 dolar AS (sekitar Rp 4,7 juta.

Sementara gelar juara Malaysia Open jatuh kepada GM Li Chao (2590, Cina) yang mencetak 9 angka dan merebut hadiah utama 4 ribu dolar AS (sekitar Rp 37 juta). Ranking dua ditempati GM Zhang Zhong (2632, Singapura) 8,5 angka. Ranking tiga hingga tujuh sama 8 angka, tetapi setelah diurut berdasarkan nilai Solkoff, maka urutannya menjadi GM Marat Dzhumaev (2549, Uzbekistan), GM Susanto Megaranto (2532, Indonesia), GM Laylo Darwin (2504, Filipina), GM Drazen Sermek (2509, Kroasia), MI Ashot Nadanian (2436, Armenia).

Susanto hanya merebut hadiah keempat US$1,500 setelah dalam perhitungan tie-break, kalah tipis dibandingkan dengan Dzhumaev, yaitu 81 banding 81,5! Meski unggul posisi pada babak terakhir, Susanto bermain remis dengan GM Li Shilong (2511, Cina).

Dari hasil keseluruhan Irene menduduki posisi 8 hingga 12 dengan poin sama 7,5, bersama GM Li Shilong (2511, Cina), Yap Kim Stevan (2321, Filipina), MI Ronald Dableo (2444, Filipina), dan Zhang Ziyang (2421, Cina), tetapi urutan berdasarkan nilai Solkoff menempatkan Irene di peringkat ke-12 dari 112 peserta.

Adapun lima pecatur Indonesia lainnya MF Awam Wahoo berada di peringkat ke-24 dengan 6,5, empat pemain lainnya mengumpulkan 6 angka, yaitu MI Irwanto Sadikin (35), MF Sebastian Simanjuntak (40), MF Anjas Novita (45), dan Sayani Hendrik (48).

BOBBY CHANDRA


INDEKS BERITA LAINNYA :
 

 

 

dibuat oleh Radja:danendro
 
Berita Terkait

Susanto Tumbang, Irene Tambah Satu Angka
Jubir Presiden: Soal Yuni Akan Diurus Depdiknas
Sempat Terkatung-katung, Juara Dunia Pelajar Pulang Juga ke Riau
Taklukkan Juara Bertahan, Susanto Memimpin Sendirian
Dua Juara Dunia Lahir dari indonesia

Komentar Anda
-
Kirim
-
Via SMS
Anda bisa mengomentari berita ini melalui SMS. Ketik TIJAWAB [spasi] brk132128 [spasi] komentar dan kirim ke 9333

Berita Terakhir

Berkurang, Kereta Tambahan Lebaran
Gilbert Arenas Terancam Absen Awal Musim
Kamera Kompak Rasa SLR
Muchdi Tiba, Keamanan Lengang
Buka Puasa ala Bos First Media dan Iqbal

<< August,2008>>
MSnSl RK JS
     01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31




 

 
buatan danendro English | Japanese | Registrasi | Help | About us
  copyright TEMPO 2003

Kembali ke atas
Home | Budaya | Digital | Ekonomi |Internasional |Iptek |Jakarta | Nasional | Nusa| Olahraga | Indikator
Majalah | Koran Tempo | Pusat Data