|
Di Bogor, Beringin Ratusan Tahun Roboh
Minggu, 24 Agustus 2008 | 14:27 WIB
TEMPO Interaktif, Bogor: Entah kebetulan bersamaan dengan pemilihan Bupati Bogor atau memang sudah keropos, sebuah pohon beringin yang berusia lebih dari 185 tahun, tiba-tiba roboh di Jalan Jenderal Sudirman, Ahad (24/8), pukul 06.30 WIB.
Batang pohon menimpa empat bangunan di seberangnya. Tidak tercatat korban jiwa, namun akibat robohnya pohon tua ini jalan tersebut tertutup total dan mengakibatkan kemacetan disejumlah ruas jalan lainnya. Menurut Yadi, salah satu saksi yang melihat kejadian ini, sebelum batang pohon berdiameter sekitar 2 meter tersebut patah, terdengar suara berderak yang menimbulkan suara keras. Batang pohon yang dipenuhi akar rimbun, menimpa rumah Apong, pemilih rumah makan Mie Yun Sin, “Pohon itu roboh setelah ada mobil yang melintas,” kata Yadi, dia menyaksikan pohon tua itu roboh dari RS Salak yang jaraknya hanya seratus meter dari tempat kejadian. Setelah batang pohon itu jatuh, menimpa, bagian depan rumah diseberangnya, terlihat kanopi rumah, pagar dan beberapa plang nama tempat usaha ikut ringsek. Batang pohon lain ikut menimpa kabel listrik, akibatnya tiang listrik beton nyaris roboh setelah bagian bawahnya retak. Beberapa anggota TNI yang sedang piket di RS Angkatan Darat Salak, langsung mendatangi lokasi. Mereka juga melaporkan kejadian ini ke Polisi, Dinas Pertamanan, Pasukan Pemadam Kebakaran dan PLN. Untuk menyingkirkan batang besar yang masih menimpa bagian depan rumah dan Jalan Jenderal Sudirman, Dinas Pertamanan mendatangkan dua traktor. Adapun Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bogor menurunkan mobil besar pemadam yang dilengkapi tangga. Berkali-kali petugas gabungan dibantu warga sekitar membantu menyingkirkan batang pohon yang masih berserakan. Hingga pukul 13.30 wib, batang pohon ini masih menutupi jalan. “Usia beringin tua ini di atas 185 tahun,” jelas seorang petugas Dinas Pertamanan. Akibat kejadan ini sejumlah ruas jalan Kota Bogor menjadi macet, mereka yang tidak bisa menembus Jalan Jenderal Sudirman belok ke arah Pasar Anyar dan Jalan Pengadilan. Kendaran dari arah Jalan Juanda dibelokan ke arah Jalan Jalak Harupat. Antrian panjang terlihat juga sampai ujung Jalan Sudirman dekat Taman Air Mancur. DEFFAN PURNAMA
INDEKS BERITA LAINNYA :
|