|
PSMS Belum Berani Pecat Pelatih
Senin, 18 Agustus 2008 | 19:33 WIB
TEMPO Interaktif, Jakarta:Meski ada di posisi paling buncit, PSMS belum berani memecat pelatih. Manajemen tim Ayam Kinantan itu masih akan menggelar evaluasi 20 Agustus 2008 sebelum memecat pelatih. Berada di posisi juru kunci membuat tim Ayam Kinantan kini harus berjuang keras untuk merangkak dalam kompetisi Djarum Indonesia Super League 2008 ini. Setelah lima kali bertanding, PSMS Medan hanya mampu meraih satu poin saat bertanding melawan Persiwa Wamena, 11 Juli 2008 lalu di Gelora Bung Karno dengan skor 2-2. Manajer PSMS, Sarluhut Napitupulu mengatakan dalam evalusi nanti akan dilihat bagaimana kinerja tim selama ini. Mengenai pergantian pelatih Eric William, Sarluhut enggan berkomentar. "Saya tidak tahu mengenai pergantian itu, kita akan lihat di evaluasi nanti," ujarnya. Sebelumnya, karena alasan metode pelatihan yang tidak sesuai, pihak manajemen PSMS telah memecat pelatih sebelum Eric, yakni Iwan Setiawan. Usai pemecatan itu, rasa optimistis menghingga kubu pengelola PSMS. "Kami menargetkan PSMS menjadi juara Liga Super," katanya kepada Tempo, 4 Agustus lalu, pasca pemecatan Iwan. Masalah pelatih akhirnya diserahkan kepada Eric William. Namun, langkah tersebut nyatanya tidak memberi pengaruh positif bagi tim kesayangan masyarakat Medan ini. Bahkan dalam dua laga terakhir, PSMS malah semakin terpuruk. Kekalahan pertama mereka alami setelah pemecatan Iwan saat melawan Persija di Stadion Jatidiri, Semarang, 6 Agustus lalu dengan skor telak 2-0. Saaat melawan Persela 11 Agustus lalu, PSMS kembali terhempas, kalah 1-0. Hasil ini membawa PSMS jatuh di 'kursi panas' klasemen sebagai juru kunci. Fanny Febyanti:
INDEKS BERITA LAINNYA :
|