TEMPO Interaktif: Lionfish bisa sampai menebar teror di Atlantik, jauh dari asalnya itu diduga karena tumpah dari akuarium pribadi di Miami, Amerika Serikat, 1992 lalu. Saat itu, Badan Atmosfer dan Samudera Nasional (NOAA) mencatat, akuarium tercabik karena Hurikan Andrew dan menyebabkan enam ekor diantaranya tumpah ke Teluk Biscayne.
Para ahli biologi menduga ikan itu melepaskan kantung-kantung telurnya yang lalu mengapung dan mengarungi arus laut ke sepanjang pantai Amerika yang membimbing kepada kolonisasi karang di lepas pantai North Carolina dan Bermuda. Pada musim panas, NOAA menambahkan, sebaran lionfish lebih ke utara lagi sampai Long Island.
Invasi oleh lionfish ini mirip dengan yang pernah dibuat sesama spesies ikan yang lolos dari akuarium seperti walking catfish dan caulerpa, jenis alga yang tumbuh cepat yang dikenal sebagai rumput laut pembunuh karena kemampuannya menyingkirkan tanaman asli setempat. Catfish kini sudah amat jamak di Florida Selatan dimana mereka terus mengancam ikan-ikan yang lebih kecil di perairan rawa.
Di Afrika, Perch (sejenis ikan merah) Nil juga memicu kepunahan lebih dari 200 spesies ikan ketika ia diintroduksikan ke Danau Victoria. Uni Konservasi Dunia menyebutnya satu diantara 100 invasi terburuk oleh spesies asing. "Hal-hal yang seperti ini memang berulang kali terjadi di perairan air tawar," kata Hixon. "Tapi kami belum pernah melihatnya terjadi di laut."
Koran Tempo