|
Australia Umumkan Skema Pekerja Tamu Pasifik
Minggu, 17 Agustus 2008 | 14:02 WIB
TEMPO Interaktif, Sydney: Ribuan penduduk Kepulauan Pasifik akan diizinkan tinggal dan bekerja di Australia berdasarkan satu skema pekerja tamu baru yang diumumkan hari ini oleh pemerintah Australia.
Menteri Pertanian Federal Tony Burke mengatakan skema itu akan memungkinkan 2.500 orang dari Kiribati, Tonga, Vanuatu dan Papua Nugini bekerja di Australia selama tujuh bulan dalam rentang satu tahun.
"Pekerja tamu akan dikirim untuk membantu memetik panen buah dan sayuran dan mengisi kekurangan tenaga kerja yang kronis di beberapa negara bagian Australia," kata Burke.
"Untuk waktu yang lama petani-petani Australia menjadi kepayahan mengawasi buah-buahan mereka yang membusuk sebelum waktunya karena tidak ada pekerja yang memetik buah," ujarnya di Sydney.
Pengumuman itu dilakukan sebelum Perdana Menteri Kevin Rudd menghadiri pertemuan pemimpin di Forum Kepulauan Pasifik minggu ini di Niue.
Skema percontohan pekerja tamu, yag akan dimulai akhir tahun ini, telah lama diminta oleh negara-negara Kepulauan Pasifik.
Burke mengatakan program pekerja tamu bukan masalah mendapatkan pekerja yang lebih murah untuk menyelesaikan masalah kekurangan tenaga kerja yang kronis. Serikat Pekerja Australia (AWU) mengatakan, meskipun pihaknya tidak antusias terkait penggunaan tenaga kerja asing, namun kekurangan tenaga kerja yang akut membuatnya penting.
Sekretaris AWI Paul Howes meminta pemerintah mengatur skema secara ketat, agar pekerja menerima upah yang sama seperti pekerta Australia dan mendapat dukungan dari komunitas.
AFP/Erwin Z
INDEKS BERITA LAINNYA :
|